Home » Gresik » Peristiwa » Kejari Gresik Loyo, PMII Gresik Kado Tikus Putih
demo pmii gresik

Kejari Gresik Loyo, PMII Gresik Kado Tikus Putih

Kejari Gresik Loyo, PMII Gresik Kado Tikus Putih. Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Gresik unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik untuk mengantarkan dua ekor tikus,  Kamis (11/12/2014). Hal ini dilakukan sebagai simbol kurang tegasnya Kejari dalam  penanganan kasus korupsi di Gresik. Aksi Mahasiswa ini dalam memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia pada 9 Desember.

Menurut data PMII Gresik, sejumlah proyek pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik diduga menjadi sarang korupsi, tapi tidak pernah tersentuh Kejari Gresik. Kejari bahkan sebatas menggelar nota kesepemahaman dengan Pemda Gresik.

“Kita kirimkan dua ekor tikus ke Kejari karena banyak proyek-proyek yang dikerjakan Pemkab Gresik diduga menjadi ajang korupsi tapi tidak diendos oleh Kejari Gresik. Kejari hanya diam,” kata M Syafi’i korlap aksi dalam orasinya.

Baca:  Staf Ahli KPK Turun ke Gresik, Ada Apa?

Proyek-proyek yang disorot PC PMII Gresik diduga menjadi ajang korupsi yaitu Proyek Stadion di  Bukit Lengis, Jl Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Proyek Pelabuhan Internasional Kalimireng, di Kecamatan Manyar dan sejumlah proyek pelebaran jalan.

Selain itu, Aktivis PMII Gresik ini juga menilai kinerja Kejari Gresik kurang peka terhadap permasalahan di masyarakat, misalnya, adanya pungutan liar (Pungli) Rp 600.000 di SMP Negeri 4 Gresik dengan dalih untuk pembangunan toilet, tandon air dan  monitor kelas dan di SMA Negeri 1 Gresik pungli untuk membeli laptop. “Di Gresik pendidikan semakin mahal. Banyak pungli tapi Kejari Gresik diam saja,” kata M Asroul Faizin, Ketua PC PMII Gresik.

Baca:  Kejari Gresik Mempetieskan Kasus Korupsi UNMUH

Saat menerima pengunjukrasa, Kajari Gresik Willy Ade Chaidar yang diwakili Kasi Intel Sigit Santoso menyatakan apresiasinya kepada elemen masyarakat yang masih sangat peduli atas penegakan hukum khususnya pada pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kami berterima kasih atas kedatangan saudara-saudara pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia ini. Aksi ini akan menjadi dorongan bagi kami untuk lebih meningkatkan upaya pemberantasan kasus korupsi,” ucap Sigit Santoso. (surya/sbypg)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *