Biografi

Kejujuran Aiptu Jailani Gresik Menjadi Pemberitaan Media Nasional

kisah aiptu jailaniKejujuran Aiptu Jailani Gresik Menjadi Pemberitaan Media Nasional. Kisah Aiptu Jailani yang menginspirasi kejujuran dan ketegasan menjadi bahasan khusus di portal media nasional. Adalah situs berita Merdeka.com yang mengangkat kisah hidupnya secara berseri. Begitu mengisnpirasinya hingga Merdeka.com melakukan penelusuran kepada masyarakat Gresik.

Ketenaran bapak dua anak yang telah 23 tahun mengabdikan diri di kepolisian ini, mengalahkan perwira-perwira tinggi di Republik ini, kecuali nama pejabat atau perwira polisi yang (sedang) terjerat kasus korupsi dan santer dibicarakan di seantero tanah air saat ini. Karena nama Jailani dikenal hanya di seputar wilayah Gresik saja.

Ketenaran Jailani di Kota Pudak, julukan Gresik, bukan karena dia pernah atau sedang tersangkut masalah hukum. Tapi karena ketegasan dia, kedisiplinan dan kejujuran dia saat mengemban tugasnya sebagai anggota Polantas.  “Oh polisi itu. Satu-satunya polisi paling adil di Gresik itu tah,” kata salah seorang pengunjung di warung kopi di Jalan RA Kartini, Gresik, Suradi ketika ditanya soal Aiptu Jailani.

Bahkan, si pengunjung warung kopi itu juga mengatakan, kalau tanya soal Jailani, orang di hampir seluruh Gresik ini, ya pasti tahu. “Jailani itu satu-satunya polisi yang suka nilang di sini (Gresik). Tak cuma itu, seluruh warung kopi di Gresik, meski jarang berkendara dan tak pernah bertatap muka dengan Jailani, pasti kenal dengan nama Jailani. Karena dia dikenal polisi yang suka nilang, bahkan istrinya sendiri saja ditilang,” cetus dia.

Sementara Wahyudi, juga seorang pengunjung warung kopi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik mengatakan, nama Jailani lebih dikenal di Gresik ketimbang nama kapolresnya. Ketenaran nama Jailani itu, karena sikap disiplinnya, kejujurannya, serta tak pernah ada kompromi ketika melakukan tilang bagi pengendara yang melanggar rambu-rambu lalu lintas. Bahkan, anak-anak sekolah dasar mengenal baik nama Jailani.

“Dulu, saya lupa pastinya kapan, kalau nggak salah antara 2010/2011 lalu. Tapi yang jelas saat itu, Kapolres Gresik dijabat oleh AKBP M Iqbal, mantan Kapolres Sidoarjo yang pindah di Gresik (sekarang Kapolres Jakarta Utara). Sempat geregetan sama Jailani, gara-gara Jailani yang hanya berpangkat Aiptu lebih dikenal daripada dia (M Iqbal),” ungkap Wahyudi.

Wahyudi menceritakan, kejadian itu terjadi saat Polres Gresik menggelar acara dialog antara kapolres dengan anak-anak sekolah dasar se-Kabupaten Gresik. “Saat anak-anak itu ditanya siapa nama Kapolres Gresik, dengan serempak anak-anak itu menjawab Pak Jailani. Dan kabarnya, usai acara itu, Jailani ditegur oleh kapolres,” cerita dia.

Baca:  Kim Jong Un, Bukan Boyband Korea Tapi Bikin Guncang Dunia

Sekitar sembilan tahun silam, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi ‘momok’ tersendiri bagi para pengendara, baik dari dalam maupun luar kota, yang tengah melintasi jalanan di Kota Pudak, julukan Gresik. Sebab, ada seorang anggota Satlantas Polres Gresik yang dikenal suka main tilang.

Tapi jangan salah, ini bukan tilang sembarang tilang. Surat tilang tak kenal kompromi, siap disematkan bagi siapa saja yang melanggar rambu-rambu lalu lintas di Gresik. Tak ada kata tilang di tempat dan tak ada 86 alias kata damai, meski si pelanggar seorang perwira atau pejabat.

Dan inilah yang menjadikan surat tilang di Kabupaten Gresik itu, menjadi ‘hantu’ menakutkan bagi para pengendara yang tidak mematuhi rambu-rambu. Bukan hanya masyarakat sipil, bahkan anggota polisi, perwira TNI, pejabat, wartawan dan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)-pun geregetan, jika harus berhadapan dengan surat tilang yang dibawa seorang anggota Satlantas Polres Gresik itu.

Adalah Aiptu Jailani, anggota Satlantas Polres Gresik, si pemilik surat tilang tersebut. Nama Jailani cukup tenar di seantero Kota Pudak itu. Kabarnya nama Kapolres Gresik, atau bahkan nama Kapolri sekalipun masih kalah tenar dengan nama Jaelani jika ditanyakan di Gresik.

Jailani dikenal tegas dan disiplin dalam bertugas. Dan yang tak kalah penting, anti suap alias 86 jika dia sudah mengeluarkan surat tilangnya. Di Gresik, dia dikenal sebagai anggota lantas yang tak mengenal kata kompromi, meski yang ditilang itu atasannya sekalipun.

Baca:  Biografi Gus Ipul

“Jangankan masyarakat biasa, anggota polisi hingga pejabat di lingkungan Pemkab Gresik pun, pernah dihadiahi surat tilang oleh Jaelani,” kata Kumara, warga Gresik.

Berkat kedisiplinan dan keteguhannya menolak suap itulah, Jailani pernah menerima sejumlah penghargaan. Dia pernah menerima penghargaan sebagai polisi teladan di Gresik dari komunitas seniman Cager pada tahun 2011 dan penghargaan dari salah satu media massa dengan kategori yang sama.

Selain itu, Jailani juga pernah menerima penghargaan dari Polda Jawa Timur sebagai anggota Polantas yang memiliki kredit point atas buku tilang terbanyak, yaitu 2.400 lembar surat tilang terhadap masyarakat yang melanggar lalu lintas.

“Bagaimana tidak banyak, wong istrinya sendiri saja pernah ditilangnya. Apalagi masyarakat yang bukan sanak bukan kadhang (tak ada hubungan famili), jangan harap bisa lolos dari surat tilang Jailani,” ketus Widya, perawat RS Semen Gresik.

Memang, Polantas kelahiran Jombang, 44 tahun silam itu, dikenal tegas, disiplin dan tak pandang bulu saat menjalankan tugasnya sebagai anggota Lantas di Polres Gresik. Dia tak pernah memilih-milih siapa yang akan ditilangnya. Dan itu diakui sendiri oleh masyarakat sekitar. Sementara bagi Jailani, siapa saja yang melanggar aturan, wajib dikenakan sanksi.

Beberapa masyarakat Gresik juga kerap bercerita, Jailani itu polisi langka di Republik ini. Dia sangat adil ketika mengemban tugasnya sebagai polisi. Ada segudang cerita dari masyarakat soal sepak terjang Jailani. Tiap Kamis malam Jumat, masyarakat Gresik memiliki tradisi ke Makam Sunan Giri, Makam Syeh Maulana Malik Ibrahim atau beberapa kawasan religi yang ada di Gresik. Sebagian dari mereka ada yang berkendara. Karena memakai sarung dan peci, mereka pun tak mengenakan helm.

Baca:  Soekarwo

“Saat kepergok Jailani, mereka ditilang. Lalu mengatakan pada Jailani: Saya ini mau ke Makam Sunan Giri, kenapa ditilang? Dengan diplomatis, dijawab oleh Jailani, sekarang kalau saya mau masuk masjid sambil mengenakan helm dan sepatu bagaimana? Tentu tidak boleh, karena ada aturan ketika seseorang hendak masuk tempat ibadah. Juga begitu dengan aturan berkendara di jalanan, ada rambu-rambu yang harus dipatuhi,” cerita Teguh dalam sebuah obrolan di warung kopi dekat Perlimaan Kebomas, Gresik saat ditanya seputar Jailani.

Namun, di balik ‘keangkeran’ sikap Jailani yang tak kenal kompromi itu, sesungguhnya Jailani merupakan sosok pria yang ramah dan enak diajak ngobrol.

“Sanksi itu kan tidak hanya berupa surat tilang, bisa dengan teguran. Ya kita lihat kadar pelanggarannya. Dengan surat tilang toh bukan berarti mereka (para pelanggar) jera, siapa tahu dengan teguran, arahan bisa menjadikan masyarakat lebih disiplin,” ujar Jailani dalam pembicaraan dengan merdeka.com, Minggu (31/3).

Jailani juga mengaku percaya diri (PD) ketika menjalankan tugasnya sebagai Polantas, meski tak sedikit yang memaki dan mengecam sikap dan kejujurannya.  “Saya PD saja. Saya tidak pernah merasa kalau saya bertindak seperti ini akan dianggap salah dan dijauhi banyak orang. Kalaupun saya harus menilang siapa saja yang melanggar, saya pasti menjelaskan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan si pengendara. Jika mereka paham dengan tugas dan tanggung jawab saya, saya yakin mereka akan mengerti,” tandas Jaelani.

Jailani seakan menjadi angin segar ditengah kebobrokan aparat di negeri ini. Saat polisi begitu akrab dengan suap dan korupsi, Aiptu Jailani memberikan sebuah harapan yang tinggi atas optimisme publik ditengah krisis kepercayaan. Mungkin Aiptu Jailani bukanlah sosok yang sempurna, tetapi kejujurannya merupakan hal yang begitu langka. Selamat bertugas Aiptu Jailani…!.

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman