Home » Gresik » Peristiwa » Kekerasan Wartawan Gresik, HRD Indospring Divonis Satu Bulan

Kekerasan Wartawan Gresik, HRD Indospring Divonis Satu Bulan

Kekerasan Wartawan Gresik, HRD Indospring Divonis Satu Bulan. Paulina Pradani (39), terdakwa delik pers akhirnya divonis bersalah melakukan tindak kekerasan terhadap wartawan. Majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik yang diketuai Sudarwin SH MH menjatuhkan pidana 1 bulan penjara kepada manajer HRD PT Indospring Tbk, kemarin (8/11). Kendati putusan ini cukup ringan bila dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejari Gresik yang meminta hukuman 3 bulan penjara, namun kalangan jurnalis di Gresik cukup mengapresiasi putusan majelis hakim.

“Berapa pun jumlah pidana yang dijatuhkan, putusan ini akan menjadi yurisprudensi pada kasus-kasus delik pers di kemudian hari. Kami sangat mengapresiasi putusan ini,” komentar Ketua Komunitas Wartawan Gresik M. Zaini usai mengikuti persidangan kemarin. Sementara itu terdakwa Kekerasan Wartawan Gresik bersama tim kuasa hukumnya terlihat sangat kecewa dengan putusan yang diterima. Pasalnya, harapan untuk membebaskan wanita yang memiliki jabatan strategis di perusahaan terkemuka itu, pupus sudah. “Kami akan (ajukan) banding. Karena banyak fakta di persidangan yang belum diakomodasi dalam putusan majelis hakim,” ujar Yoni Hari Basuki SH, salah satu kuasa hukum terdakwa Kekerasan Wartawan Gresik Paulina.

Baca:  Bupati Gresik Akan Menutup Semua Tempat Karaoke di Gresik

Putusan penting lainnya diungkap majelis hakim adalah mengenai upaya perdamaian yang ditempuh terdakwa dan pihak korban yang difasilitasi Agus Sudibyo, anggota Dewan Pers. Upaya ini menurut majelis hakim tidak berarti apa-apa untuk menghapus pemidanaan.

Sebagaimana sudah diberitakan, Paulina menjadi tersangka kasus¬†Kekerasan Wartawan Gresik karena telah menghalang-halangi tugas jurnalis saat meliput peristiwa kebakaran di perusahaannya pada 25 Mei lalu. Pelaku dinilai sangat arogan karena pada saat itu dia sempat “mengamuk” dengan merampas kamera milik reporter JTV M. Amin. Akibatnya, alat perekam gambar itu tak berfungsi karena jatuh dan rusak.

Kasus kekerasan terhadap pers ini kemudian dibawa Komunitas Wartawan Gresik (KWG) ke aparat kepolisian. Perkumpulan para jurnalis ini mendesak agar kasus ini diselesaikan hingga ke pengadilan. Meski penanganan kasus ini sempat tersendat oleh berbagai kepentingan yang menginginkan penghentian kasus ini, namun berkat “pengawalan” ketat awak jurnalis di Gresik kendala itu berhasil ditepis.

Baca:  Pengedar Sabu di Gresik Diringkus Aparat

Puncaknya, kemarin pelaku Kekerasan Wartawan Gresik itu divonis sebulan penjara oleh majelis hakim PN Gresik karena terbukti melanggar pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Did/sbypg)

Kata Pencarian:

putusan pidana menghalangi tugas jurnalistik terdakwa Paulina (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *