UMKM

Kemeperin Akan Memberi Bantuan Peralatan Industri Kecil di Gresik

Kemeperin Akan Memberi Bantuan Peralatan Industri Kecil di Gresik. Kementerian Perindustrian siap memberikan bantuan mesin dan peralatan untuk 70 industri kecil dan menengah di Gresik, Jawa Timur. Pelaku industri kecil dan menengah, Selasa (2/4/2013), juga mendapatkan pelatihan.

Direktur Industri Kecil dan Menengah (IKM) Wilayah II, Gati Wibawaningsih, kepada peserta pelatihan juga menjanjikan berpameran gratis di Jakarta untuk peserta terbaik dari kalangan industri pangan, kerajinan, dan sandang. Peserta juga mendapat potongan pembelian mesin peralatan sebesar 25-30 persen dari harga, apabila membeli tambahan mesin di luar paket.

Baca:  Bank Sampah Meduran Gresik Beromzet Puluhan Juta

Dana alokasi potongan harga yang dikucurkan sebesar Rp 10 miliar untuk tujuh provinsi, termasuk Jatim. “Potongan harga 25 persen untuk mesin produk impor dan 30 persen untuk produk dalam negeri,” katanya.

Pelatihan kali ini diikuti 20 pelaku industri pangan, yaitu industri kecil yang mengolah hasil laut, 20 industri kerajinan pembuat rebana, dan 30 industri sandang pembuatan busana muslim. Mereka akan diberi pelatihan sesuai bidang usahanya oleh para pakar yang mahir dibidangnya.

Anggota Komisi VI DPR RI Edy Kuntadi menyatakan, langkah itu diharapkan bisa meningkatkan kualitas produksi yang sekaligus meningkatkan daya saing.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menilai, pelatihan untuk IKM industri pangan pengolahan hasil laut sangat bagus karena hasil ikan laut melimpah. Biasanya kelebihan produksi yang tidak terjual ini dipakai untuk industri pangan lain misalnya kerupuk, petis. “Pelatihan serta bantuan mesin-mesin diharapkan akan meningkatkan produksi industri kecil menengah di Gresik,” katanya.

Baca:  183 Industri Siap Masuk Gresik, Serap Investasi Rp. 83,2 Triliun

Selain memberikan pelatihan, Direktur Industri Kecil dan Menengah (IKM) Wilayah II, Gati Wibawaningsih juga menyoroti Tingginya suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) yang masih dipatok sebesar 14 persen menjadi kendala bagi Industri kecil menengah (IKM) sektor kerajinan. Alhasil, penyerapan KUR masih rendah.

Lebih lanjut Gati Wibawaningsih mengatakan, bahwa, banyak IKM yang berhasil meskipun mengakses dana dari perbankan dengan suku bunga pinjaman yang cukup tinggi .  “Ada skema KUR yang dicoba Kementrian Perindustrian untuk lebih diturunkan ke pihak bank terkait bunga 14 persen.

Tapi itu semua bukan kewenangan kami meskipun Menperin sendiri yang jemput bola ke bank plat merah ,” ujarnya usai acara Pemberian Bantuan Mesin dan Peralatan Produksi di WEP Gresik. Meski bunga KUR dianggap pelaku IKM masih tinggi, sambung Gati Wibawaningsih, tetapi IKM yang berhasil karena fokus untuk menjalankan usahnya. (kompas/GS, )

Baca:  Keranjang Parcel Menganti Gresik Kebanjiran Pesanan

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman