Uncategorized

Khofifah Masih Melakukan Pemetaan Pilgub Jatim

khofiffah
foto:antarajatim

Setelah namanya terus disebutsebut dan meramaikan bursa pencalonan gubernur Jatim 2013, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa akhirnya muncul dan angkat bicara. Meski begitu, rival terkuat Gubernur Soekarwo dalam pilgub 2008 lalu ini masih maju mundur untuk menentukan apakah akan maju lagi melawan Pakde Karwo–panggilan akrab Soekarwo–atau tidak.

“Saya pelajari dulu peta Jawa Timur. Untuk apa turun lagi, jika lapangannya masih becek seperti dulu (pilgub 2008, red) dan para pelakunya juga masih tetap sama. Itu sama artinya buang-buang energi, mencederai demokrasi dan jatuhkan diri ke jurang yang sama,” tegas Khofifah yang menyindir di sela-sela menerima kunjungan Maher Zen di SMP Khodijah Surabaya, Selasa (2/9).

Baca:  Pilgub Jatim, Grerindra Duetkan Moreno dan Suyoto Bupati Bojonegoro

Perempuan yang juga Ketua Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Nahdlatul Ulama Khadijah ini menyatakan belum percaya kalau pilgub 2013 nanti berjalan fair. Apalagi bila melihat pelaksana di lapangan, kebanyakan ternyata juga masih orang yang sama. “Lihat saja, orangorangnya masih itu-itu juga. Bahkan, di MK pun juga sama,’’ tutur dia.

Khofifah pun berharap, pihak-pihak yang merasa sebagai pejuang demokrasi maupun pejuang keadilan, bersuara sehingga pembenahan secara terukur dan terstruktur terhadap sistem pelaksanaan Pilkada dan Pilgub segera dilaksanakan. “Kecurangan yang terorganisasi itu bisa mengalahkan kebenaran yang tak terorganisasi. Karena itu harus diwaspadai bersama,” imbuhnya.

Khofifah juga menegaskan bahwa dalam pilgub Jatim 2008 lalu, dirinya bersama Moedjiono (Cawagub) belum kalah. Sebab, saat mengajukan gugatan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil pilgub Jatim putaran ketiga, belum pernah diregister di MK, sehingga keputusan hasil Pilgub Jatim lalu itu hanya sepihak. “Agar pilgub nanti berjalan fair, maka harus ada pembenahan,” tutur dia.

Baca:  Prosedur dan Cara Membuat Akta Jual Beli Tanah

Khofifah kemudian mencontohkan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dulu, kata dia, banyak DPT fiktif yang dibiarkan begitu saja. Dirinya berharap agar pelaksanaan e-KTP di Jatim bisa membantu menghapus DPT fiktif tersebut. “Masalahmasalah ini nanti termasuk yang akan saya petakan,” tutur dia.

Direncanakan, pemetaan yang kini tengah dilakukan tersebut akan tuntas Desember 2012 nanti. Pada saat itulah, dirinya akan memutuskan apakah maju pilgub atau tidak. Diakui, jadwal pilgub Jatim memang telah diputuskan digelar pada 29 Agustus 2013. Tapi bagi dirinya, itu tidak terlalu mepet dengan keputusannya. (rou/rie/het/jpnn)

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman