Home » Uncategorized » Kiai Sepuh Dukung Karsa Menangkan Pilgub Jatim 2013
karsa

Kiai Sepuh Dukung Karsa Menangkan Pilgub Jatim 2013

karsaKiai Sepuh Dukung Karsa Menangkan Pilgub Jatim 2013. Dukungan terhadap pasangan calon incumbent Gubernur Soekarwo-Wakil Gubernur Saifullah Yusuf atau KarSa jilid II, terus mengalir. Tak hanya dari partai politik, dukungan dari para kiai sepuh pun telah digenggam Karsa Jilid II, sebelum PWNU Jatim membuat keputusan netral dalam Pilgub Jatim 2013. Menurut sumber Radar Surabaya, Pakde Karwo –panggilan akrab Soekarwo – telah meneken kesepakatan dengan para kiai sepuh di Kediri.

Kesepakatan itu dibuat dalam acara haul Kiai Munif Djazuli di Pondok Pesantren Queen Al-Falah, Ploso Kediri, Sabtu (12/1). Kesepakatan itu sempat diabadikan dan terlihat Gus Ipul – Saifullah Yusuf biasa disapa – juga hadir.

Sejumlah kiai sepuh yang hadir di acara itu, di antaranya KH Zainudin Djazuli, KH Anwar Iskandar, KH Abdul Aziz Mansur, KH Idris Marzuki. Selain itu, Rois Syuriah PWNU Jatim KH Miftakhul Akhyar dan Ketua PWNU Jatim KH Mutawakil Alallah. “Tak jelas, isi dari komitmen antara para kiai sepuh dan Karsa tersebut,” ujar sumber Radar Surabaya, kemarin.

Baca:  Pelabuhan Paciran Lamongan Siap Jadi Penghubung Antar Pulau

Sementara itu, meski PWNU Jatim bersikap netral dalam Pilgub Jatim 2013, tampaknya tak akan membuat Khofifah Indar Parawansa kendur. Bahkan pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Airlanga Pribadi menyebutkan, sosok Khofifah masih tetap menjadi ancaman bagi KarSa. “Jadi, itu perkiraan saya. Sosok Khofifah tetap akan jadi ancaman, meski Gus Ipul akan bergandeng lagi dengan Pakde Karwo,” tutur Airlangga Pribadi, Sabtu (19/1).

Bisa saja, lanjut Airlangga, DPP PKB akan memutuskan lain seperti yang dilakukan oleh PWNU Jatim untuk bersikap netral. Namun, Khofifah sepertinya tidak akan terganggu dan akan tetap melaju tanpa partai politik besar sekalipun. Diakui, dari sisi dukungan partai politik, Khofifah tentu kalah dengan Pakde Karwo, apalagi sejumlah partai politik besar seperti Demokrat, PAN, Partai Golkar, dan partai Gerindra akan memback
up pencalonan calon incumbent gubernur tersebut.

Baca:  Pilgub Jatim 2013, Gus Ipul Kembali ke Pelukan Soekarwo

“Tapi ingat, Pilgub 2013 akan tetap berlangsung seru. Jangan lupa, Khofifah sebagai ketua umum Muslimat NU masih memiliki akar konstituen kuat,” beber dosen FISIP Unair ini.

Pria asal Jombang ini kemudian mengingatkan langkah Khofifah saat maju dalam pilgub 2018 lalu. Dikatakan, dalam menghadapi Soekarwo saat itu,
Khofifah tidak mengandalkan dukungan partai-partai besar, tapi partai-partai kecil. “Itu pun, yang bisa digerakkan secara efektif hanya PPP dan PKNU, dan mungkin Partai Patriot. Tapi, kekuatannya luar biasa,” tutur dia.

Namun begitu, dirinya mengakui bahwa sikap netral PWNU Jatim tersebut sedikit banyak telah memberikan tambahan energi luar biasa bagi pasangan KarSa jilid II. Pasangan ini juga kian solid dan Gus Ipul akan merasa tidak terbebani untuk mendampingi Pakde lagi meski hanya sebagai calon wakil gubernur. “Ini penting bagi Gus Ipul agar politik NU tidak cenderung menyudutkan dirinya saat mendampingi Pakde nanti,” kata dia. (rou/rie/no/Radar Surabaya)

Baca:  PBNU Belum Tentukan Kandidat Nahdliyin di Pilgub Jatim

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *