Home » Tips Kesehatan » Ibu dan Anak » Konsumsi Gula Berlebih Bahayakan Kesehatan Anak

Konsumsi Gula Berlebih Bahayakan Kesehatan Anak

Ini Takaran Gula yang Tepat untuk Kebutuhan Anak. Hampir semua anak menyukai makanan dan minuman yang manis. Namun apa yang disukai Si Kecil, belum tentu baik bagi kesehatannya. Konsumsi makanan dan minuman tersebut dalam jumlah banyak dapat menimbulkan berbagai jenis masalah kesehatan, mulai dari gigi berlubang, kegemukan, hingga berbagai macam penyakit ke depannya.

konsumsi-gula-anak

Pada bulan Agustus 2009, American Heart Association (AHA) memberikan rekomendasi mengenai batasan konsumsi gula tambahan bagi anak-anak, yaitu:

  • Anak usia prasekolah: 4 sendok teh (16 gram) dalam sehari
  • Anak usia 4-8 tahun: 3 sendok teh (12 gram) dalam sehari
  • Anak usia praremaja dan remaja: 5-8 sendok teh (20-32 gram) dalam sehari
Baca:  Terkena Virus Zika, Apakah Boleh Hamil Lagi?

Rekomendasi AHA tersebut berlaku hanya untuk gula tambahan, bukan gula alami yang terdapat dalam makanan karbohidrat kompleks seperti buah-buahan, sereal, dan susu rendah lemak. Si Kecil tentunya masih tetap membutuhkan karbohidrat (gula) sebagai energi untuk belajar, bermain, dan beraktivitas. Sehingga makanan dengan karbohidrat kompleks tidak dihilangkan dari menu makanan sehari-harinya.

Minuman soda dan minuman dengan tambahan gula sebagai pemanis merupakan penyumbang gula terbesar dalam menu makanan Si Kecil. Satu kaleng minuman soda dapat mengandung 8 sendok teh gula. Tidak mengherankan jika berbagai penelitian menemukan bahwa anak-anak masih mengonsumsi gula tambahan sebanyak tiga hingga tujuh kali lipat dari jumlah yang disarankan.

Konsumsi gula berlebihan dalam jangka waktu tertentu dapat berakibat kepada gigi berlubang, obesitas, diabetes melitus, darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyakit lainnya yang menjadi faktor risiko penyakit jantung dan stroke. Menyeramkan, bukan? Tentunya Bunda tidak mau hal tersebut terjadi pada Si Kecil kelak.

Oleh karena itu, hindari memberikan minuman manis seperti minuman soda dan jus kepada Si Kecil. Sebagai gantinya, berikan air mineral atau jus buah buatan sendiri yang tidak ditambahkan gula yang lebih menyehatkan.

Baca:  Tips Melahirkan Mudah Tanpa Jahitan

Hindari juga memberikan makanan manis sebagai makanan kecil atau kudapan. Sebaliknya, berikan makanan tersebut dalam jumlah terbatas sebagai hidangan penutup makan besarnya. Untuk alternatif, Bunda dapat memberikan buah sebagai camilan.

Sebagai menu untuk makan besarnya, Bunda dapat menyajikan sereal gandum, daging rendah lemak, ikan, kacang-kacangan dan polong-polongan, sayuran, serta produk susu rendah lemak.

 

dr. Karin Wiradarma

Anggota Redaksi Medis Kedokteran Umum KlikDokter.com

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *