Uncategorized

Koruptor Kelas Wahid di Jawa Timur, Soekarwo Panggil Inspektorat

koruptor di jatimKoruptor Kelas Wahid di jawa Timur, Soekarwo Panggil Inspektorat. Gubernur Jawa Timur Soekarwo memanggil Kepala Inspektorat Jatim Bambang Sadono sebagai tindak lanjut atas pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad bahwa ada koruptor kelas wahid di wilayahnya.

Kepala Inspektorat Jatim Bambang Sadono mengakui telah dipanggil Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Jumat. “Saya tadi ketemu Pak Gubernur dan menanyakan apakah benar ada di Jatim seperti yang dituduhkan Ketua KPK. Beliau juga tanya apa ada SKPD di lingkungan pemprov Jatim yang korupsi kakap seperti itu,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya.

Ia mengatakan mendapat pesan dari Gubernur agar lebih ketat membina dan mengawasi SKPD di lingkungan pemprov agar tidak terjadi temuan BPK atau KPK, khusuanya dalam hal kebocoran keuangan daerah. “Kami diminta lebih hati-hati dan lebih cermat. Kalau ada temuan BPK dan KPK kurang bagus, harus segera diselesaikan,” kata dia.

Baca:  Partai Golkar Jatim Inginkan Soekarwo - Gus Ipul Maju Pilgub Jatim

Inspektorat, lanjut dia, langsung menerjunkan tim melakukan pemeriksaan menyeluruh ke seluruh SKPD pemprov untuk mencari tahu ada atau tidaknya perilaku korupsi yang canggih dan rapi seperti dituduhkan KPK.

Dia mencontohkan, terkait temuan BPK soal anggaran perjalanan dinas pemprov yang dianggap membengkak, Inspektorat telah menyelesaikan dan sudah tidak ada masalah.

“Tidak ada masalah prinsip, hanya bersifat adiministratif saja. Temuan yang bersifat kerugian daerah sudah diselesaikan dan akhirnya disetorkan kembali ke Kas Daerah. Karena itulah Jatim selalu dapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari laporan hasil pemeriksaan BPK RI,” katanya.

Sebelumnya, Soekarwo mengaku mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar kasus korupsi di wilayahnya sebagai bentuk sikap tegas pemerintah provinsi. Sikap Gubernur ini merupakan jawaban dari pernyataan Ketua KPK Abraham Samad yang mengatakan bahwa ada korupsi kelas wahid di Jatim dan pihaknya akan membongkarnya.

Baca:  Jatim Fair 2012 Dibuka Oleh Soekarwo

Dalam sebuah forum seminar di Jakarta, Kamis (12/12), Abraham menyebut ada koruptor besar itu sulit ditembus dan KPK susah menemukan bukti karena modus kejahatan itu sangat canggih dan tidak meninggalkan jejak. Menurut Soekarwo, apa yang disampaikan Abraham Samad bukan asal menyatakan pendapat. Pihaknya yakin KPK memiliki data cukup sehingga berani menyampaikan komentar itu di muka umum. (*antara)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman