Home » Uncategorized » Koruptor Kelas Wahid di Jawa Timur, Soekarwo Panggil Inspektorat
koruptor di jatim

Koruptor Kelas Wahid di Jawa Timur, Soekarwo Panggil Inspektorat

koruptor di jatimKoruptor Kelas Wahid di jawa Timur, Soekarwo Panggil Inspektorat. Gubernur Jawa Timur Soekarwo memanggil Kepala Inspektorat Jatim Bambang Sadono sebagai tindak lanjut atas pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad bahwa ada koruptor kelas wahid di wilayahnya.

Kepala Inspektorat Jatim Bambang Sadono mengakui telah dipanggil Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Jumat. “Saya tadi ketemu Pak Gubernur dan menanyakan apakah benar ada di Jatim seperti yang dituduhkan Ketua KPK. Beliau juga tanya apa ada SKPD di lingkungan pemprov Jatim yang korupsi kakap seperti itu,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya.

Ia mengatakan mendapat pesan dari Gubernur agar lebih ketat membina dan mengawasi SKPD di lingkungan pemprov agar tidak terjadi temuan BPK atau KPK, khusuanya dalam hal kebocoran keuangan daerah. “Kami diminta lebih hati-hati dan lebih cermat. Kalau ada temuan BPK dan KPK kurang bagus, harus segera diselesaikan,” kata dia.

Baca:  Jawa Timur Bebaskan Ijin Impor 14 Jenis Barang

Inspektorat, lanjut dia, langsung menerjunkan tim melakukan pemeriksaan menyeluruh ke seluruh SKPD pemprov untuk mencari tahu ada atau tidaknya perilaku korupsi yang canggih dan rapi seperti dituduhkan KPK.

Dia mencontohkan, terkait temuan BPK soal anggaran perjalanan dinas pemprov yang dianggap membengkak, Inspektorat telah menyelesaikan dan sudah tidak ada masalah.

“Tidak ada masalah prinsip, hanya bersifat adiministratif saja. Temuan yang bersifat kerugian daerah sudah diselesaikan dan akhirnya disetorkan kembali ke Kas Daerah. Karena itulah Jatim selalu dapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari laporan hasil pemeriksaan BPK RI,” katanya.

Sebelumnya, Soekarwo mengaku mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar kasus korupsi di wilayahnya sebagai bentuk sikap tegas pemerintah provinsi. Sikap Gubernur ini merupakan jawaban dari pernyataan Ketua KPK Abraham Samad yang mengatakan bahwa ada korupsi kelas wahid di Jatim dan pihaknya akan membongkarnya.

Baca:  Biaya Kampanye Calon Gubernur Jatim Mencapai Angka 750 Miliar

Dalam sebuah forum seminar di Jakarta, Kamis (12/12), Abraham menyebut ada koruptor besar itu sulit ditembus dan KPK susah menemukan bukti karena modus kejahatan itu sangat canggih dan tidak meninggalkan jejak. Menurut Soekarwo, apa yang disampaikan Abraham Samad bukan asal menyatakan pendapat. Pihaknya yakin KPK memiliki data cukup sehingga berani menyampaikan komentar itu di muka umum. (*antara)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *