Nasional

Kronologi Kecelakaan Pesawat Lion Air di Bali

Kronologi Kecelakaan Pesawat Lion Air di Bali. Pesawat Lion air dikabarkan jatuh ke laut di bibir pantai Bali. Pesawat Lion Air kecelakaan di bali  jatuh ke laut di Denpasar, Bali. Pesawat yang terbang dari Bandung ke Denpasar itu mendarat di laut di sekitar bandara. “Pesawat terbelah,” kata Sekretaris AP I Farid Indra saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (13/4/2013).

pesawat lion air jatuh di baliKejadian itu terjadi sekitar pukul 15.35 Wita. Pesawat rencananya hendak mendarat di runaway tapi entah bagaimana bisa mendarat di laut. Bandara Ngurah Rai memang dekat dengan laut. “Semua sudah dievakuasi penumpang,” jelasnya.

Tapi ajaibnya, 101 penumpang dan awak pesawat selamat. “101 Penumpang dan awak selamat,” jelas Sekretaris AP I Farid Indra saat dikonfirmasi Kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.35 Wita. Pihak AP I belum tahu apa penyebab pesawat itu bisa mendarat di laut. “Pesawat sudah ditarik,” jelasnya.

Baca:  Alur Ambil Alih Saham Freeport Senilai Rp 23 triliun Oleh BUMN

Seluruh penumpang sudah dievakuasi. Mereka dirawat di rumah sakit terdekat. “Kondisi pesawat terbelah,” jelas Farid. Petugas segera melakukan penyelamatan begitu ada pesawat yang jatuh. “Petugas segera melakukan evakuasi,” tutur Farid.

Pihak Lion Air menyatakan, pesawat yang mengalami kecelakaan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, baru beroperasi selama dua minggu. “Ini adalah pesawat baru, bukan bekas. Pesawat ini kami terima langsung dari pabriknya, yaitu Boeing Company di Amerika Serikat (AS) pada bulan Maret 2013,” kata Direktur Umum Lion Air Edward Sirait dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Lion Air, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2013).

Setelah diterima oleh pihak Lion Air, menurut Edward, pesawat tersebut langsung dioperasikan, yaitu tepatnya pada tanggal 28 Maret 2013. Pesawat itu, sambung Edward, dibeli dengan harga berkisar antara 80 juta dolar Amerika Serikat hingga 90 juta dolar AS.  “Jadi kalau dihitung-hitung lagi, pesawat itu baru beroperasi selama kurang lebih dua minggu. Pesawat itu memiliki kapasitas 180 penumpang. Setelah pesawat sampai di sini, kami lakukan cek ulang secara keseluruhan sebelum benar-benar dioperasikan,” ujar Edward.

Baca:  Santri dari Pesantren Gresik Ditangkap Densus 88 di Tarakan

Selain kondisi pesawat yang masih baru, Edward juga mengklaim bahwa pilot yang menerbangkan pesawat tersebut juga merupakan pilot senior di Lion Air. “Pilot yang menerbangkan pesawat itu adalah Kapten Ghozali. Dia sudah memiliki jam terbang lebih dari sepuluh ribu jam. Sebelum terbang, kondisi dia sehat, dan setelah kecelakaan, kondisinya juga dilaporkan masih sehat,” tutur Edward. (editor:adt, sumber:antara/sry/detik/wikipedia)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman