Home » Gresik » Peristiwa » Kuli Lapter Bawean Pemerkosa Anak-anak Diadili
perkosaan bawean
foto:getty images

Kuli Lapter Bawean Pemerkosa Anak-anak Diadili

Kuli Lapter Bawean Pemerkosa Anak-anak Diadili. Kasus kekerasan seksual terus meningkat akhir-akhir ini, korbannya pun semakin beragam terutama perempuan dan anak-anak. Kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang dilakukan Kuli Lapter Bawean yang membuat geger warga bawean akhirnya memasuki masa persidangan.

Kuli Lapter Bawean yakni Sutardi (27) dan Hamidi (32) keduanya warga Dusun Labuhan Desa Tanjungori Kecamatan Tambak, Bawean diseret ke Meja hijau oleh jaksa penuntut umum (JPU) Galih Dewanti SH di PN Gresik, Selasa (29/1). Keduanya dijerat dengan dakwaan berlapis yakni melanggar pasal 81 ayat dan pasal 82 UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan perempuan karena melakukan perkosaan anak dibawah umur.

Baca:  Oknum PDAM Gresik Terlibat Pidana Sambungan Ilegal

Dalam dakwaannya, JPU Galih Dewanti menerangkan,bahwa, sekitar bulan Agustus 2012 silam bertempat di gudang peralatan proyek Lapangan terbang di Dusun Pajinggahan Desa Tanjungori Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, sebut saja Bunga yang masih berumur 15 tahun telah dipekosa secara bergantian oleh kuli Lapter Bawean.

Kejadian bermula ketika terdakwa Sutardi sepulang kerja dari proyek lapter Bawean memanggil Bunga. Bunga yang merasa mengenal terdakwa, melati datang menghampiri tanpa rasa curiga.  Lalu, terdakwa Sutardi menyeret Melati dan dimasukkan ke gudang yang kemudian dikunci.

Selang beberapa jam, terdakwa Sutardi bersama Terdakwa Hamidi dan Hariri (DPO) datang ke gudang dan melakukan perkosaan secara bergiliran. Pertama, Terdakwa Sutardi yang melakukan memerkosaan dengan dibantu kedua temanya yang bertugas untuk memegang tangan dan kaki Melati. Setelah puas, lalu giliran terdakwa Hamidi dan Hariri yang masih buron juga melakukan perkosaan. Akibat perbuatan biadab tersebut,Melati kini hamil 7 bulan.  Sidang dengan Majelis Hakim yang diketuai Mustajab SH dilanjutkan pekan depan.

Baca:  Kejaksaan Gresik Tetapkan Tersangka Korupsi Tanah

Kasus pemerkosaan ABG oleh kuli lapter Bawean ini menjadi preseden buruk, karena mencerminkan kurangnya perlindungan terhadap anak-anak dan perempuan. Secara nasional kasus perkosaan anak juga semakin meningkat. Bahkan kasus perkosaan anak RI di Jakarta yang dilakukan oleh bapak kandungnya sempat menjadi isu nasional.

Berbagai kejadian ini menjadikan catatan tersendiri agar masyarakat, terutama warga Gresik bisa ikut menjaga keamanan secara umum dan terlibat aktif dalam melindungi perempuan dan anak-anak. Terutama terhadap kasus kekerasan baik kekerasan seksual maupun kekerasan fisik lainnya. (gresiksatu, edtr:anang)

Kata Pencarian:

kasus perkosaan tambak bawean gresik (2),kasus perkosaan dibawean (1),kasus sutardi & hamidi bawean (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *