Home » Nasional » Lazada Hampir Bangkrut, Sebelum Disuntik Modal Alibaba

Lazada Hampir Bangkrut, Sebelum Disuntik Modal Alibaba

Alibaba menginvestasikan US$ 500 juta dalam bentuk modal segar dan US$ 500 juta dalam bentuk pembelian saham. Akuisisi senilai US$ 1 miliar ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara untuk sebuah perusahaane-commerce.

Lazada dianggap sebagai Alibaba atau Amazon dari Asia Tenggara namun di balik nama besarnya, ternyata operasional perusahaan kurang sehat. Perusahaan yang didukung oleh Rocket Internet ini mencatatkan penjualan US$ 191 juta hingga kuartal ketiga tahun lalu, namun perusahaan menderita rugi operasional hingga US$ 233 juta di periode yang sama. Sebagian besar biaya operasi dihabiskan untuk mendapatkan pengguna baru, insentif untuk para merchant dan biaya pemasaran.

Sebelumnya, Lazada sudah berhasil mengumpulkan dana hingga US$ 700 juta dari investor namun ternyata jumlah itu belum cukup untuk membiayai operasi di enam negara berkembang. Menurut sumber dari Lazada kepada TechCrunch, sebagian besar tahun 2015 dihabiskan oleh para eksekutif perusahaan untuk mencari pendanaan segar karena perusahaan mulai kehabisan uang.

“Tidak mudah mencari pendanaan besar karena Rocket bukan startup pada umumnya,” kata seorang sumber.

Pada akhirnya Rocket dan Kinnevik memberikan talangan hingga Lazada mendapatkan investor baru. Masuklah Alibaba sebagai penyelamat Lazada. Pada awal Januari, Alibaba dan Lazada mendatangani perjanjian akuisisi. Setelah berbulan-bulan proses due dilligence, Alibaba akhirnya menanamkan investasi strategis sebagai investor mayoritas.

Alibaba membeli 9,1 persen saham Rocket Internet seharga US$ 137 juta, 8,6 persen saham Tesco senilai US$ 129 juta, dan 3,8 persen saham Kinnevik senilai US$ 57 juta. Alibaba juga masih memiliki opsi untuk menyerap saham tersisa di Lazada.

Sumber internal perusahaan mengatakan sebanyak 35 pegawai dan mantan pegawai Lazada yang memegang saham perusahaan menjual saham mereka hingga alokasi maksimum 43,83 persen. (Beritasatu)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *