Home » Nasional » Lelah Warga Menunggu Rumah DP Rp. 0 yang Belum Menjadi Kenyataan
rumah dp 0

Lelah Warga Menunggu Rumah DP Rp. 0 yang Belum Menjadi Kenyataan

Lelah Warga Menunggu Rumah DP Rp. 0 yang Belum Menjadi Kenyataan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hampir setahun memimpin Jakarta. Tepatnya, 16 Oktober nanti ia genap setahun memimpin ibu kota.

Sebelum menjabat, Anies dalam kampanyenya berjanji menyediakan hunian yang mudah dijangkau oleh masyarakat Jakarta. Bersama pasangannya Sandiaga Uno, Anies mencetuskan program rumah tanpa uang muka atau down payment (DP) Rp 0.

Saat Anies menjabat, program itu dijalankan. Pada Januari 2018, pencanangan tiang pertama atau groundbreaking sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah DP Rp 0 dilakukan. Rumah DP Rp 0 pertama program Anies-Sandi berada di Pondok Kelapa, Jakarta Timur dengan nama Klapa Village.

Dimulainya pembangunan rumah DP Rp 0 tentu menjadi ‘angin segar’ bagi sebagian orang yang ingin memiliki rumah tapi terbebani uang muka. Meski demikian, sejak diresmikan pembangunannya, salah satu program andalan Anies-Sandi tersebut belum bisa dipesan.

Berdasarkan catatan detikFinance, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pernah menyatakan akan meluncurkan rumah DP Rp 0 pada Oktober 2018. Pemprov DKI menyatakan tengah menyiapkan tiga peraturan gubernur (Pergub) sebagai dasar hukum program tersebut.

Baca:  Preman Kalijodo Berhasil Susupkan Anggota ke FPI Jadi Informan

“Kami sedang menyusun di mana targetnya adalah di bulan Oktober sudah bisa di launching mengenai DP Rp 0,” kata Plt Kepala Dinas Perumahan Meli Budiastuti dalam rapat KUPA PPAS di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018) lalu.

Ada tiga peraturan gubernur yang sedang dibuat. Pergub tersebut di antaranya mengenai skema pembiayaan, pembentukan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD), dan struktur organisasi yang akan ada di BLUD tersebut.

Meli menjelaskan Pemprov DKI pada APBD Perubahan 2018 mengusulkan Rp 717 miliar untuk segera merealisasikan program unggulan Gubernur DKI Anies Baswedan. Dia menuturkan dana tersebut dapat digunakan untuk membangun 3.000 unit rumah DP Rp 0 untuk warga.

“Kalau mengacu 2018 kan sekitar 3.000-an, Tapi nanti kita hitung lagi,” jelasnya.

Sebagai informasi rumah DP Rp 0 akan membantu warga dalam mendapatkan rumah. Melalui program tersebut, Pemprov DKI akan menanggung terlebih dahulu DP untuk mendapatkan rumah.

Baca:  Mobil Rusak, Rio Haryanto Gagal Finish di Melbourne

“Maksud dari DP Rp 0 masyarakat tidak mempersiapkan uang cash sebesar 20% (untuk DP). Selama ini mungkin masyarakat kalau mau mendapatkan rumah dengan DP 20%,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga pernah mengatakan, program rumah DP Rp 0 jalan terus. Anies memastikan program tersebut tidak mandek.

“Jalan terus kok. Begini, kalau tidak ada berita bukan berarti tidak ada pergerakan, kalau kita tidak mengumumkan bukan berarti tidak ada. Jalan terus. Dan justru kalau kita banyak berkabar, apa yang dikerjakan? Itu jalan terus,” kata Anies di Jakarta Utara, Kamis (6/9/2018).

Sampai saat ini program rumah DP Rp 0 belum bisa dijual kepada warga, padahal UPT rumah DP 0 Rupiah sudah dibentuk. Ditegaskan Anies, program rumah tersebut bakal dijual jika sudah siap secara keseluruhan.

“Nanti begitu siap semua dibangun. Jangan khawatir. Itu jalan terus. Itu program prioritas kok,” ucap Anies.

Sebelumnya, Sandiaga Uno yang telah melepas jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, pernah berpesan pada Pemprov DKI Jakarta agar rumah DP Rp 0 bisa dipesan pada bulan Agustus atau lebih dari sebulan lalu. Sandiaga melepas jabatannya karena mencalon diri sebagai Wakil Presiden pada pemilihan umum (pemilu) tahun depan.

Baca:  Realisasikan Janji, Anies Bangun Rusun DP 0 Rupiah

“Waktu saya tinggal, saya mengucapkan satu instruksi. Saya menginstruksikan bahwa akhir bulan (ini) harus bisa sudah dipesan,” ujar Sandiaga saat menghadiri launching anak-anak Warakas Maju dan Bahagia, Tanjung Priok, Jakarta Utara, 11 Agustus 2018.

Pernyataan itu bukan sekali dilontarkan Sandi. Pada Kamis, 26 Juli 2018, atau saat masih mengemban jabatan Wakil Gubernur dia mengatakan rumah itu bisa dipesan pada Agustus 2018. Saat itu, dia juga menuturkan, skema pembiayaan akan rampung awal Agustus.

“Skema pembiayaannya itu beres, ya (di awal Agustus). Kita ingin bisa ditawarkan kepada publik segera, paling tidak, mungkin pertengahan atau akhir Agustus,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018).

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *