Home » Uncategorized » Lokalisasi Madiun Ditutup, Pengurus Minta Ganti Rugi

Lokalisasi Madiun Ditutup, Pengurus Minta Ganti Rugi

lokalisasi gude madiun
lokalisasi gude madiun

Lokalisasi Madiun Ditutup, Pengurus Minta Ganti Rugi. Upaya pemerintah untuk membersihkan banyak lokalisasi mendapatkan cukup banyak hambatan. Setelah penutupan lokalisasi di kawasan merah Surabaya, Kabupaten Madiun juga berupaya menutup lokalisasi Gude.

namun, rencana penutupan lokalisasi Wisma Wanita Harapan Gude di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun ditanggapi santai pengurus dan sesepuh di kompleks lokalisasi yang sudah berdiri sejak Tahun 1977 ini.

Para pengurus mempersilahkan rencana penutupan itu, asalkan ada sosialisasi. Selain itu, pengurus juga minta ganti rugi tanah dan bangunan seluruh kompleks, uang pesangon bagi Pekerja Seks Komersial (PSK), serta memberikan pelatihan dan lapangan pekerjaan baru bagi penghuni lokalisasi.

Baca:  Ratusan Warga Terancam Kehilangan Pekerjaan.

“Sampai saat ini belum ada sosialisasi rencana penutupan lokalisasi ini dari Pemkab Madiun ke penghuni atau pengurus. Tetapi, jika memang ada rencana itu, kami berharap Pemkab Madiun menyiapkan ganti ruginya,” terang pengurus lokalisasi, Suwaji sekaligus Ketua RT 06, RW 01, Dusun Gude, Desa Teguhan.

Lebih jauh, Suwaji mengungkapkan untuk menutup atau memulangkan para Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi Gude tidaklah gampang. Ia beralasan, ratusan orang yang setiap hari mengandalkan mencari makan di kompleks lokalisasi seluas 3.550 meter persegi itu, selain itu penutupan akan memicu tempat lokalisasi baru.

Sebagaimana diketahui, Gude merupakan Lokalisasi Madiun yang cukup tersohor. Lokalisasi Madiun ini bahkan sudah berdiri selama lebih dari 30 tahun. Upaya penutupan lokalisasi gude merupakan bagian dari program kebijakan pemerintahan propinsi jatim yang akan menutup secara simultan selruh lokalisasi di Jawa Timur. (surya/edtr:edi)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *