Peristiwa

Mafia Penggelapan Mobil Diringkus Polres Gresik

foto:gresiksatu.com
foto:gresiksatu.com

Mafia Penggelapan Mobil Diringkus Polres Gresik. Jajaran Satreskrim Polres Gresik berhasil membekuk penadah mobil hasil kejahatan asal Lumajang. Dia adalah Khoirul Ahmad (36), warga Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Pelaku yang dikenal sebagai penadah sekaligus pelaku penggelapan mobil antarkota di Jawa Timur itu ditangkap setelah petugas berhasil mendeteksi keberadaannya melalui sistem GPS dalam mobil yang digelapkannya. Mobil jenis Toyota Avanza bernopol D 1824 ZI itu termonitor petugas berada di wilayah Lumajang, klop dengan domisili pelaku.

“Dua rekan tersangka berinisial MZ dan NN masih kami buru. Tersangka Khoirul Ahmad sendiri merupakan penadah dan masuk dalam jaringannya,” ujar Wakapolres Gresik Kompol Kholilulrrohman mewakili Kapolres AKBP Achmad Ibrahim, kemarin (14/02).

Baca:  Polres Gresik Ajak Mudik Budhal Awal

Menurut Kompol Kholilulrrohman, terungkapnya kasus penggelapan mobil ini bermula anggota unit patroli kami menerima laporan ada kasus penggelapan mobil. Tepatnya di SPBU Tebaloan, Desa Tebaloan, Kecamatan Duduk Sampean, Gresik. Setelah menerima informasi tersebut, aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan.

“Korban TWP warga Balaiendah, Kabupaten Bandung curiga. Mobil Toyota Avanza nopol D 1824 ZI, miliknya, kok sempat berada di daerah Duduk Sampean. Sebelum akhirnya dilarikan pelaku ke Lumajang,” tuturnya.

Baca:  Pelaku Pelempar Molotov di Rumah Khamsun Sudah Terdeteksi Polres Gresik

Dalam melakukan kejahatannya, korban yang kenal MZ lewat jejaring sosial facebook (FB) berpura-pura menyewa mobilnya. Setelah berkenalan, mobil Toyota Avanza nopol D 1824 ZI dengan STNK atas nama Lia Widianingsih, warga Jl Manggahang Bandung. Selanjutnya, diserahkan MZ ke rekannya yang berinisial NN. Oleh NN dijual ke Khoirul Ahmad selaku penadah dengan harga Rp 50 juta

Rencananya, Khoirul menjual lagi mobil hasil kejahatan itu ke orang lain dengan harga yang lebih tinggi. “Namun sebelum kesampaian, dia sudah kami tangkap. Sementara dua pelaku penggelapan mobil tersebut berhasil kabur,” papar Kompol Kholilulrrohman. Barang bukti berupa sebuah mobil Toyota Avanza kini sudah diamankan di Mapolres Gresik. Sedangkan kepada tersangka, penyidik menjeratnya dengan sangkaan sesuai pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil kejahatan, dengan acaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (sbypg)

Baca:  Kasus Pupuk Oplosan di Gresik Tidak Ditangani Serius

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman