Uncategorized

Mahasiswa ITS Joki Ujian UMM Terancam di DO

Mahasiswa ITS Joki Ujian UMM Terancam di DO.  Gonjang ganjing kasus perjokian yang melibatkan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), membuat pihak akademik malu. Bahkan, kini ITS sudah menyiapkan sanksi pemecatan jika terbukti kedua mahasiswa ITS tersebut terlibat secara langsung.

Keputusan ini diambil agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. Sebab, selama ini ITS mengaku selalu mengajarkan kepada mahasiswa untuk bersikap jujur. Untuk itu, kesalahan yang diduga dilakukan dua mahasiswa ITS bernama Prayoga Wirya Alamsyah dan Vighie Aswie merupakan kesalahan fatal. “Ini pelanggaran, kalau memang terbukti mereka (dua mahasiswa) bisa dipecat,” kata Rektor ITS Tri Yogi Yuwono, kemarin.

Menurut Yogi, proses untuk mengambil keputusan akan dijalankan. Di ITS, jika ada mahasiswa bersalah maka ITS akan membentuk pengadilan kecil yang disebut TPP (Tim Penyelesaian Permasalahan). TPP ini akan dipimpin Pembantu Rektor (PR) 1 dengan didampingi dekan-dekan ITS.

Baca:  Hasil Quick Count Pilgub Jatim 2013 Sementara

Mereka akan mengadili mahasiswa sesuai dengan kesalahan yang ada. Sedangkan mahasiswanya sendiri, kata Yogi, mereka diberi hak untuk melakukan pembelaan atas tuduhan yang diberikan kepada dirinya. Dari hasil sidang, TPP akan menyerahkan kepada rektor kemudian diambil keputusan tentang nasib mahasiswa yang melanggar.

“Kami masih menunggu surat resmi dulu dari Rektor UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) dulu, baru membentuk tim,” terangnya. Jika memang ada perjokian, Tri Yogi menegaskan kalau mahasiswa telah melanggar dengan kategori cukup berat. Pelanggaran ini bisa membuat nasib mahasiswa berubah, mereka bisa diberhentikan dari predikat mahasiswa ITS. “Kita lihat perkembangan terlebih dulu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Akademik ITS Ismani Zain mengaku sudah mengantongi semua data kedua mahasiswa yang di duga menjadi joki. Mereka adalah Prayoga Wirya Alamsyah dan Vighie Aswie, dua mahasiswa ITS ini dikenal memiliki prestasi akademik bagus di kampusnya.

Baca:  JIIPE Gresik Akan Menjadi Pusat Logistik Berikat

Prayoga yang tercatat sebagai mahasiswa semester 2 jurusan Teknik Industri ini memiliki indeks prestasi 3,64. Sementara teman seangkatannya  Vighie ber-IP 3,48. “Prayoga tercatat sebagai penerima beasiswa bidik misi melalui jalur undangan yang tahun ini diubah namanya menjadi seleksi
nasional masuk PTN (SNMPTN),” katanya.

Ismaini menambahkan, mahasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa bidik misi merupakan mahasiswa pilihan. Mereka memiliki pikiran lebih jenius tetapi lahir dari keluarga yang tidak mampu. Untuk mendapatkan beasiswa ini, mereka harus melalui seleksi ketat yang dilakukan dikti maupun PTN setempat.

Penerima beasiswa bidik misi ini dibebaskan seluruh biaya pendidikannya. Dan setiap bulan dia juga diberikan biaya hidup sebesar Rp 600 ribu. Atas kejadian ini, Ismaini sangat menyesalkan. Namun, pihaknya masih belum bisa bertindak banyak, karena masih menunggu perkembangan terbaru dari UMM.

Baca:  Gresik Bakal Punya Pabrik Kereta Api Kelas Dunia

Apalagi, kasus ini sudah masuk ranah hukum yang harus diselesaikan hingga tuntas. Meski demikian, ITS tetap akan menjalankan fungsinya sebagai
PTN yang disiplin. “Aturan tetap akan kita junjung tinggi,” tukasnya. (nin/het/radarsby.com/jpnn.com)

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

One Comment

  1. Mohon untuk di ralat karena kedua nama tersebut bukan Mahasiswa Teknik Industri ITS.
    pemberitaan yang dilakukan oleh media online anda ini dapat merusak Nama Baik Jurusan Kami

    Ahmad Izzuddin Abduh
    Mahasiswa Jurusan Teknik Industri ITS Angkatan 2009

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman