Gresik

Makelar Tanah Mulai Serbu Kecamatan Manyar Gresik

makelar tanahRencana Pembagunan Pelabuhan internasional di kecamatan Manyar Gresik, membuat para makelar tanah menyerbu beberapa titik potensial. Para Makelar Tanah yang bergerilya di kawasan Kecamatan Manyar Gresik, menggunakan beragam metode untuk membujuk warga agar mau melepas tanahnya.

Warga Desa di Kecamatan Manyar pun dibuat resah dengan munculnya makelar tanah yang mengatasnamakan untuk pembangunan Pelabuhan Internasioal (PI) di Kecamatan Manyar pada 2013.

Berdasarkan data yang dilansir Pemkab Gresik, ada tiga desa yang akan terkena imbas Pembangunan Pelabuhan Internasional tersebut yait Desa Manyarrejo, Manyar Sidorukun dan Manyar Sidomukti.

Para Makelar tanah ini menggunakan beragam cara agar warga kecamatan Manyar mau melepaskan asetnya. Para makelar tanah itu mengaku orang dekat Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Mereka berusaha membeli tanah-tanah milik warga dengan harga yang tidak jelas patokan Nilai Jual Opjek Pajak (NJOP)nya.

Baca:  Operasi Semeru Polres Gresik, Tingkatkan Kesadaran Berlalulintas

“Lahan tambak milik masyarakat itu ada yang dibeli dengan harga Rp 35.000 per meter, Rp 50.000 per meter, Rp 80.000 per meter sampai Rp 300.000 per meter. Pemilik tanah juga ditakut-takuti jika tidak segera menjual tanahnya maka akan dibeli oleh Pemerintah dengan harga lebih murah dan saluran air menuju tambak akan dibuntu,” kata seorang warga yang enggan disebut namanya saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (28/12/2012).

Sementara itu, Camat Manyar Jairuddin menjelaskan, pembebasan lahan untuk PI sudah disosialisasikan sejak 2012 oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. “Para tokoh masyarakat dan kepala desa di Kecamatan Manyar sudah diberi sosialisasi terkait rencana pembangunan Pelabuhan Internasional pada pertengahan tahun kemarin,” kata Jairuddin, Camat Manyar, Jumat (28/12/2012), di kantornya.

Saat ini pembebasan lahan sebanyak 2.500 hektar diserahkan langsung kepada pihak investor yang dimediasi oleh Camat. “Saya sifatnya hanya mediasi, mengenai keputusan harga tergantung negosiasi pemilik lahan dengan investor,” imbuhnya.

Baca:  Kebakaran Pabrik Panalux Gresik Menyimpan Misteri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana membangun Pelabuhan Internasional dengan luas 2.500 hektar pada 2013.

Sayangnya  Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tidak mau diwawancarai lebih dalam terkait persiapan pembangunan Pelabuhan Internasional.

“Belum launching, sehingga belum berani memberikan keterangan. Pembebasan masih dilakukan secara bertahap,” kata Sambari sambil terburu-buru masuk mobil dinasnya usai menghadiri rapat umum anggota Indonesia National Ship Owner`s Association” (INSA) Cabang Gresik, di Hotel Saptanawa. (Sumber: surya.co.id)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman