Peristiwa

Mantan Kades Suci Gresik Divonis 2,5 Tahun

mantan kades suciPengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, memvonis Lurah Sidokumpul Kecamatan Kota, Saifudin Zuhri dengan hukuman penjara 2,5 tahun. Mantan Kades Suci Kecamatan Manyar ini dinilai majelis hakim terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi menggelapkan hasil penjualan tanah kas desa.

Selain putusan pidana penjara, majelis hakim yang diketuai Minannoerrahman SH juga menghukum Zuhri dengan pidana denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. Tidak hanya denda, terdakwa juga diwajibkan mengganti kerugian negara sebesar Rp 460 juta. “Terpidana tidak terbukti bersalah dalam  dakwaan primair yakni Pasal 2 ayat (1), namun terbukti bersalah dalam dakwaan subsidair yaitu Pasal 3 juncto pasal 18 ayat (2) dan 3 UU 31/1999 sebagaimana diperbaharui UU 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi,” kata ketua majelis hakim dalam amar putusannya.

Baca:  Resto Mamamia Ditutup Paksa Satpol PP Gresik

Vonis lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Gresik yang meminta hukuman 7 tahun penjara. Kendati ringan, namun pendukung terdakwa tidak menerimanya. Mereka menganggap vonis itu terlalu berat bagi terdakwa. Usai sidang sejumlah pendukung terdakwa juga nyaris menyerang JPU yakni Wido Utomo, Erwin Praja, dan Dino K. Beruntung , tindakan yang sudah hampir mengarah ke anarkis itu berhasil dihalang-halangi oleh aparat kepolisian.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Bambang Utoyo mengaku, hingga saat ini dirinya masih belum berani berkomentar banyak terkait hal itu. “Karena hal ini juga menyangkut wilayah kewenangan instansi lainnya,”tutur Bambang. Kuasa Hukum terdakwa Hariadi SH mengatakan, dirinya masih merasa tidak bisa menerima putusan tersebut. “Walaupun putusan itu jauh lebih ringan dari tuntutan JPU,” ungkapnya.

Baca:  Geger Penculikan Anak di Gresik, Ternyata Dibawa Ayahnya

Selain itu, Hariadi menambahkan, dari seluruh saksi yang pernah hadir dalam persidangan, semuanya mengatakan jika pihak desa merasa sangat diuntungkan dengan adanya tukar guling itu. “Misalnya, penghasilan desa yang sebelumnya hanya Rp 4 juta per tahun, saat dilakukan itu naik  menjadi Rp 85 juta per tahun,”urainya. Tidak hanya itu, Hariadi juga berpendapat, jika apa yang telah dilakukan oleh kliennya itu sudah memenuhi prosedur yang ada. “Itu semua pihak juga sudah mengetahui apa yang dilakukan oleh klien saya, bahkan bupati saat itu juga sudah mengetahui,” tandasnya.

Oleh karena itulah, mantan anggota DPRD Kabupaten Gresik ini menyatakan dirinya akan menggugat putusan itu. “Bahkan, kalau perlu sampai tingkat kasasi ke Mahkamah Agung,” pungkasnya. Terdakwa yang menjabat sebagai Kades selama 2 periode mulai dari tahun 1991-1999 dan 1999-2007, Saefudin Zuhri dilaporkan Kades Suci melakukan korupsi tukar guling sebidang tanah senilai 950 juta rupiah yang terjadi pada tahun 2003. (jan/ris/jpnn/radargresik)

Baca:  Kasus Mutilasi di Gresik, Polda Jatim Ikut Back Up

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman