Ekonomi Gresik

MEA, Ribuan Tenaga Kerja Asing Akan Bekerja di Gresik

MEA, Ribuan Tenaga Kerja Asing Akan Bekerja di Gresik. Pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tampaknya benarbenar menggerus tenaga kerja lokal di Kabupaten Gresik. Terbaru, salah satu perusahaan PMA (perusahaan modal asing) yang berdiri di Kecamatan Manyar bakal memakai ribuan tenaga kerja asing (TKA).

tenaga kerja asing di gresik

Informasi yang berkembang, perusahaan PMA itu menjadi mitra salah satu perusahaan yang lama berdiri di Kecamatan Manyar. Untuk menghemat biaya produksi, maka perusahaan yang ditengarai dari China itu mendatangkan TKA. Tidak tanggung-tanggung, TKA itu jumlahnya diperkirakan mencapai 3.000 orang. Bahkan, informasinya, pihak perusahaan sudah menyiapkan tempat tinggal.

Alasan mendatangkan TKA itu, karena UMK (upah minimum kabupaten) Gresik mencapai Rp3.045.500 perbulan. Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Ketenagakerjaan Disnaker Gresik Ninik Asrukin yang dikonfirmasi wartawan tidak mengelak tentang kabar itu. Bahkan, pihaknya sempat dikonfrontir Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya atas kebenaran datangnya ribuan TKA ke Gresik.

Baca:  APBD Gresik Tidak Pro Rakyat

“Iya, kami sudah menerima kabar adanya perusahaan yang bakal mendatangkan TKA secara besarbesaran ke Gresik,” tukasnya. Sayangnya, Ninik Asrukin mengaku belum tahu pasti detail datanya. Termasuk diantaranya berapa jumlah TKA yang didatangkan, kemudian kapan mulai masuk ke Gresik. Hanya pihaknya tidak ingin kecolongan atas datangnya TKA tersebut.

“Kami masih menunggu adanya laporan resmi dari perusahaan tersebut. Nama perusahaannya kami juga belum tahu pasti, karena permohonan belum masuk,” akunya lagi. Diakui, bila sesuai aturan memang tidak ada masalahan jika ada perusahaan yang bakal memperkerjakan tenaga kerja asing di Gresik. Apalagi, sekarang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah diberlakukan.

Bahkan, sebelum MEA berlaku juga sudah diperbolehkan asalkan memenuhi aturan yang sudah ditetapkan. Kendati begitu, Ninik mengaku, pihaknya bakal melakukan krosscek di lapangan untuk mengetahui kabar tersebut. Sebab, jika memang benar ada TKA yang masuk ke Gresik, maka seluruh dokumen harus dilengkapi.

Baca:  PLN Gresik Merugi 1,5 M Perbulan Di Bawean

“Mungkin Senin (hari ini, red) kami akan melakukan pengecekan di lapangan. Sebab, kami ingin membuktikan informasi yang kami peroleh dari salah satu instansi di Jawa Timur,” kata dia. Sebaliknya, Komisi D DPRD Gresik merasa kecolongan atas adanya informasi bakal masuknya tenaga kerja asing. Kendati MEA sudah diberlakukan, namun komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat itu tidak ingin warga Gresik menjadi korban. (okezone)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman