Home » Griya » Eksterior » Mengenal Jenis Genteng Atap Bangunan
jenis genteng

Mengenal Jenis Genteng Atap Bangunan

Mengenal Jenis Genteng Atap Bangunan. Sebagai penutup rumah, pemilihan genteng haruslah tepat. sebab salah dalam memilih,beresiko terhadap kekuatan genteng itu sendiri. Jika  salah atau tidak mengetahui jenis genteng yang cocok untuk atap rumah. Permasalahan bocor, tidak dapat menghantar suhu dengan baik akan menghantui kenyamanan Anda sekeluarga.

Agar tidak salah dalam memilih genteng yang cocok dengan kebutuhan kontruksi atap Anda. Berikut macam-macam jenis genteng  beserta kelebihan dan kekurangannya agar Anda lebih bijak sebelum membeli.

Jenis Grenteng: Genteng Asbes (Fiber Semen)

Jenis genteng selanjutnya adalah asbestos / asbes, yang merupakan gabungan enam mineral silikat alam. Penutup atap dari bahan asbes sangat akrab dengan masyarakat, selain harganya murah dan pemasangannya mudah, karena atap asbes memiliki bobot yang ringan sehingga tidak membutuhkan konstruksi gording yang khusus.

Kelebihan jenis genteng asbes

–      Lebih murah dibandingkan genting.

–      Pemasangan relatif lebih mudah.

–      Anda tidak membutuhkan banyak kayu reng

Kelemahan genteng asbes

–      Penggunaan asbes sebagai atap rumah menurut para ahli kesehatan sebetulnya kurang baik karena dapat menyebabkan penyakit.Hal ini terjadi karena serat asbes dalam bentuk partikel mudah lepas dan beterbangan, sehingga bila terhirup penghuninya akan dapat menyebabkan penyakit kanker paru-paru.

Setelah mengetahui macam-macam jenis genteng untuk atap rumah . Anda jadi memiliki berbagai macam refrensi pilihan yang dapat dijadikan patokan untuk memilih genteng mana yang cocok menutup atap rumah Anda. Pilihan Anda mempengaruhi kenyamanan keluarga. Selamat memilih!

Baca:  Memilih Cat Rumah Minimalis dengan Hasil Maksimal

Jenis Genteng: Genteng Aspal

Bahan meterial yang satu ini dari campuran aspal dan bahan kimia lain. Ada dua model yang tersedia di pasar. Pertama, model datar bertumpu pada multipleks yang menempel pada rangka. Multipelks dan rangka dikaitkan dengan bantuan sekrup. Genteng aspal dilem ke papan. Untuk jenis kedua, model bergelombang, ia cukup disekrup pada balok gording

Kelebihan jenis genteng aspal :

–      Ringan 1/6 dari berat genteng beton atau keramik.

–      Bisa digunakan untuk kemiringan genteng 22,5° sampai 90°.

–      Mudah dan praktis dalam pemasangannya.

–      Tahan terhadap api dan mampu menahan tekanan angin.

–      Memiliki pilihan warna dan dilindungi lapisan anti jamur dan anti pudar.

Kelemahan jenis genteng aspal adalah :

–      Pada harganya yang relatif mahal.

Genteng Kaca

Pemasangan material ini hanya pada bagian tertentu di atap. Jika anda menghendaki penerangan alami, gunakan genteng kaca di bagian tersebut. Umumnya jarang dipasang pada bagian depan rumah karena tidak cocok. Ukuran genteng kaca sama seperti genteng pada umumnya.

Kelebihan jenis genteng kaca adalah :

–      Bahannya yang bersifat transparan.

–      Bisa memberikan pencahayaan alami di dalam rumah.

–      Kaca memiliki kesan modern sehingga cocok dipadukan di rumah yang bergaya modern dan minimalis.

Kelemahan jenis genteng kaca adalah :

–      Bahannya yang mudah pecah.

–      Penggunaan yang berlebihan akan berakibat meningkatnya suhu ruangan di bawahnya.

Baca:  Tips Mengecat Eksterior Agar Maksimal

Jenis Genteng: Genteng Keramik

Bahan dasar jenis genteng ini tetap keramik, namun telah mengalami proses finishing glazur. tersedia dalam beragam warna dan ukuran. Aplikasinya cocok untuk atap balkon hunian modern. Genteng ini bertumpu pada rangka kayu dan beton.

Kelebihan dari jenis genteng ini adalah :

–      Lebih tahan lama dan kuat menahan beban manusia.

–      Warna akan tahan lama karena diproses dengan pembakaran dengan suhu 1100 ° C.

–      Sistem interlock yang memungkinkan adannya celah untuk mengaitkan.

Kelemahannya adalah :

–      Diperlukan ketelitian pada saat pemasangan reng sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah.

–      Selain itu diperlukan kemiringan atap minimum 30° agar air hujan dapat mengalir sempurna dan genting tidak dapat terlepas ketika diterpa angin (jika dipasang pada sudut kemiringan 45 – 60 °.

–      Perlu bantuan baut ketika memasangnya agar genting tidak terlepas dan lebih kuat.

Jenis Genteng: Genteng Metal Berbahan Logam

Bentuknya lembaran, mirip seng. Genteng ini ditanam pada balok gording rangka atap, menggunakan sekrup. Bentuk lain berupa genteng lembaran. Pemasangannya tidak jauh berbeda dengan genteng tanah liat. Ukuran yang tersedia bervariasi, 60-120cm (lebar), dengan ketebalan 0.3mm dan panjang antara 1.2-12m.Genteng jenis ini biasanya memerlukan sekrup untuk pemasangannya agar tidak mudah terbawa angin karena bobotnya lumayan ringan. Pilihan warna genteng metal yang tersedia sangat variatif dan menarik. Kombinasi warna atap dan dinding fasade bangunan dapat menciptakan harmoni warna yang menarik.

Baca:  Teras Penting Untuk Kesehatan

Kelebihan genteng metal :

–      Mudah dan cepat dalam pemasangannya.

–      Hemat material karena bentangnya yang lebih lebar.

–      Dilapisi bahan anti karat.

–      Menggunakan bahan anti pecah jadi lebih aman dari kebocoran.

–      Teknologi baru yang membuat genteng tidak menimbulkan panas dan tidak mudah terbakar.

–      Dilapisi bahan anti lumut sehingga tidak perlu khawatir untuk mengecet ulang yang tentunya memerlukan biaya tambahan.

Kelemahan genteng metal :

–      Ketika pemasangan jenis genteng ini digarapkan rapi , karena jika tidak rapi maka akan menggurangi keindahan atap rumah Anda.

Jenis Genteng: Genteng Tanah Liat

Material ini banyak dipergunakan pada rumah umumnya. Gentang terbuat dari tanah liat yang dipress dan dibakar. Kekuatannya cukup. Genteng tanah liat membutuhkan rangka untuk pemasangannya. Genteng dipasang pada atap miring. Genteng menerapkan sistem pemasangan inter-locking atau saling mengunci dan mengikat.

Kelebihan jenis genteng tanah liat :

–      Harganya relatif murah.

–      Mempunyai beban yang ringan shingga meminimalisir beban atap.

–      Memiliki kuat tekan sehingga dapat diinjak.

Kelemahan jenis genteng tanah liat :

–      Diperlukan ketelitian pada saat pemasangan reng sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah.

–      Mudah berlumut atau berjamur jika tidak dilapisi cat atau glasur.

–      Menggunakan pola pemasangan zig zag dengan sistem sambungan inlock.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *