Home » Gaya Hidup » Travelling » Menikmati Sejarah dan Eksotika Wisata Banten
wisata ke banten

Menikmati Sejarah dan Eksotika Wisata Banten

Menikmati Sejarah dan Eksotika Wisata Banten. Dulunya, Banten merupakan kota maritim yang kuat, tandingan Kerajaan Mataram. Kekuatannya masih terlihat di sejumlah desa nelayan yang hingga kini masih eksis. Wisata Banten memiliki sejumlah potensi wisata alam seperti pantai, pulau dan suaka margasatwa. Tak cuma itu, tempat ini juga memiliki warisan bersejarah seperti Masjid Agung dan reruntuhan Kerajaan Banten.

Kerajaan Islam yang dibangun pada abad ke-16 dan 18 menjadikan Banten sebagai salah satu wilayah dengan warisan yang ‘diperhitungkan’. Belum lagi kehidupan masyarakatnya yang menarik dipelajari. Nah, jika Anda adalah traveller yang menyukai pantai, pulau dan budaya, jangan ragu datang ke provinsi yang berada sangat dekat dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat ini. Dijamin Anda tak akan rugi menikmati wista Banten!

Wisata Banten: Desa Kanekes Baduy

Desa ini lebih populer dengan sebutan Baduy (Badui). Tempat ini sangat cocok untuk Anda yang ingin ‘menyepi’ atau lari dari hiruk pikuk ibu kota yang sibuk dan serbaelektrik.

Jika Anda memutuskan pergi ke desa ini, bersiaplah untuk lepas dari gadget-gadget. Selain tidak ada listrik untuk men-charge baterai, sinyal juga susah didapat.

Baca:  Seminyak Bali, wisata high class nuansa surga

desa kanekes bantenDesa Ciboleger adalah ‘pintu gerbang’ untuk memasuki wilayah Baduy. Dari Rangkasbitung berjarak kira-kira 40 km dan dapat ditempuh
dengan kendaraan sekitar 2,5 jam. Dari Desa Ciboleger ini, Anda harus berjalan kaki menuju Desa Kanekes yang menjadi tempat tinggal orang-orang Baduy.

Diperlukan waktu sekitar 4 jam perjalanan. Jadi, siapkan fisik Anda! Desa ini terbagi dua, yakni Baduy Dalam dan Baduy Luar. Orang-orang Baduy Luar lebih toleran dengan teknologi. Mereka memakai kendaraan bermotor. Anda bisa menggunakan ponsel dan memotret.

Namun jangan harap melakukan ini di Baduy Dalam karena dua hal ini dilarang. Seperti menggunakan sabun dan sampo saat mandi, juga tidak diperbolehkan. Meski dikenal memiliki aturan hidup yang ketat, orang-orang Baduy dikenal terbuka menerima pendatang.

Mereka akan bersikap ramah meski baru mengenal Anda. Di Baduy juga tidak ada restoran, jadi sebaiknya, bawalah makanan Anda sendiri. Termasuk juga obat-obatan yang mungkin Anda butuhkan karena tempat ini jauh dari apotek maupun puskesmas.

Baca:  8 Tempat Wisata Seru dan Gratis Di Singapura

Wisata Banten: Taman Nasional Ujung Kulon

Ini menjadi suaka margasatwa terakhir bagi badak jawa atau Rhinoceros sondaicus. Saat ini hewan yang dilindungi ini kira-kira hanya tersisa sekitar 60 ekor saja.

Lantaran jumlahnya yang sangat sedikit, Anda akan susah bertemu dengan mereka meski di Ujung Kulon. Terlebih karena hewan ini termasuk pemalu. Namun Anda bisa melacaknya pada malam hari.

Anda juga bisa menyaksikan hewanhewan lain seperti 35 jenis mamalia, lima jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibi dan masih banyak yang lainnya. Ada juga banteng (Bos Javanicus) yang dilindungi.

Selain ‘berburu’ badak, kawasan yang terletak di semenanjung segitiga paling ujung selatan Pulau Jawa ini juga menarik dan unik. Anda bisa mendapati sungai-sungai jeram dengan air terjun.

Pantai berpasir putih, sumber mata air panas, hingga kegiatan di laut, bisa dinikmati. Termasuk memandangi 700 jenis tumbuhan yang dilindungi seperti anggrek, merbau dan palahlar.

wisata ke bantenDari Jakarta, Ujung Kulon bisa dijangkau melalui Serang. Dari sini, Anda bisa menuju Labuan dengan waktu perjalanan sekitar 1,5 jam, kemudian dilanjutkan dengan speedboat selama lima jam.

Baca:  Teluk Cendrawasih Eksotika di Penghujung Nusantara

Wisata Banten: Pulau Umang

Pulau mungil ini terletak di kawasan objek wisata Pantai Pandeglang. Dekat dengan kawasan wisata Tanjung Lesung. Pulau ini dikelola swasta dengan fasilitas rekreasi yang menarik. Cocok menjadi tempat berbulan madu atau sekadar berpiknik bersama teman-teman.

Ingin memanjakan tubuh? Silakan menikmati spa dari resor yang dibangun apik dan cantik. Jika ingin kegiatan menantang, Anda bisa melakukan berbagai rekreasi air seperti speedboat, banana boat, jet skiing, menyelam, atau sekadar snorkeling.

Pulau Umang bisa dicapai dengan mobil pribadi selama 4,5 jam perjalanan. Anda bisa memarkir mobil Anda di Sumur, Pandeglang kemudian menyeberang dengan speedboat sekitat empat menit. Anda tak perlu membawa banyak perlengkapan ke sini karena di resor sudah disiapkan segala yang Anda butuhkan. Paling-paling, Anda hanya butuh baju hangat saja. So, mari menikmati wisata Banten.. (KEN/YOG/detik.com)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *