Home » Nasional » MKD dari Golkar Konyol, Tak Berkualitas, dan Gagal Paham, Anda Setuju?

MKD dari Golkar Konyol, Tak Berkualitas, dan Gagal Paham, Anda Setuju?

MKD dari Golkar Konyol dan Kekanak-kanakan, Anda Setuju?. Sidang MKD yang membahas penguduan Menteri ESDM mendapat respon seru dari publik. Respon tersebut muncul karena pertanyaan MKD dari Golkar yang tidak fokus, mengada-ada dan sangat konyol.

Taggar dan meme #pertanyaan MKD pun booming sebagai bentuk protes nettizen. Seperti diketahui Menteri ESDM Sudirman Said telah menghadiri sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Rabu (3/12) kemarin. Sebagai pengadu kasus ‘papa minta saham’, Sudirman justru menerima banyak cecaran pertanyaan dari anggota MKD.

Namun demikian, Sudirman mampu mengatasi serangan-serangan yang ditujukan padanya. Seolah-olah, dia mampu menghentikan ke titik yang tepat bicara-bicara yang bertendensi meragukan bukti yang dia bawa ke MKD, yakni rekaman pembicaraan Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha Muhammad Reza Chalid, dengan Dirut PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin.

Baca:  Rongsokan Peradaban Arab Diminati Orang Indonesia

“Merespons berbagai pertanyaan klarifikasi anggota MKD, Pak Sudirman bisa merespon mana yang relevan dan ‘memarkir’ pertanyaan yang tak perlu dan tak masuk wilayah penegak hukum,” kata Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Ronald Rofiandri saat berbincang, Kamis (3/12/2015).

Ronald menyorot Sudirman sebagai orang yang telah menepati janjinya menyerahkan rekaman dan transkrip itu. Berkat aksi Sudirman, publik bisa mendapat rentetan informasi soal lobi-lobi pragmatis yang diduga mencatut nama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu.

Bahkan saat sidang kemarin, Sudirman tak hanya bersikap defensif. Kadang dia juga, katakanlah, melakukan serangan balik. Ini bisa dilihat saat Sudirman menyikapi pertanyaan Wakil Ketua MKD dari Partai Golkar Kahar Muzakir.

Kahar Muzakir mengungkit soal visi Sudirman Said memberantas pemburu rente. Lalu keluarlah pernyataan Muzakir yang seolah menyebut Sudirman adalah bagian dari pemburu rente.

Baca:  PDIP Usung Ahok-Djarot, Risma untuk Pilgub Jatim?

“Bapak kan bilang ingin membersihkan pemburu rente. Kalau begini jangan-jangan Anda bagian dari itu,” kata Kahar menanggapi Sudirman.

Sudirman menanggapi pernyataan itu dengan serius. Sudirman menanggapi tegas bahwa pernyataan Kahar adalah tuduhan.

“Yang mulia menuduh saya. Saya keberatan bahwa yang mulia menuduh saya melanggar hukum,” kata Sudirman sambil menatap Kahar tajam.

Kahar pun seolah mengklarifikasi pernyataannya. “Saya cuma dengar-dengar saja, saya tidak menuduh,” ujar Kahar.

Priyo Sedih dengan Kualitas MKD Golkar

Waketum Golkar Munas Ancol Priyo Budi Santoso mengapresiasi keberanian Menteri ESDM Sudirman Said dalam persidangan MKD kasus Novanto. Priyo malah menyayangkan tindakan tiga anggota MKD dari Golkar yang terus menyudutkan Sudirman Said yang berniat memberantas praktik pemburu rente.

Baca:  Jokowi Kader PKI?, Ini Press Release Hendropriyono

“Kasihan Sudirman Said, dicecar dan disudutkan. Tapi ia tetap tenang, jaga kesantunan. Seperti tidak ada beban,” ujar Priyo kepada wartawan, Kamis (3/12/2015).

Tiga anggota MKD dari Golkar yakni Kahar Muzakir, Adies Kadir dan Ridwan Bae memang terus menyudutkan Sudirman Said saat persidangan pertama kasus Novanto, Rabu (2/12). Wakil Ketua MKD Junimart Girsang bahkan menilai sejumlah anggota MKD telah menempatkan Sudirman seolah sebagai terdakwa.

Priyo menyebut tindakan ketiganya sebagai hal yang menyedihkan. Tak hanya itu saja, juga merugikan nama besar Golkar. Sebaliknya Sudirman Said yang terus disudutkan justru bakal mendapat dukungan publik.

Akibat manuver MKD dari Golkar publik pun ramai-ramai membully di medsos, bahkan MKD sempat menjadi trending karena pertanyaan-pertanyaan konyolnya.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *