Uncategorized

Neraca Perdagangan Jatim Defisit Akibat Bengkaknya Impor

perdagangan jatim
foto:viva.co.id

Perdagangan Jatim Defisit Akibat Bengkaknya Impor. Jika laju ekspor Jawa Timur (Jatim) ke berbagai negara tujuan sepanjang 2012 mengalami koreksi yang cukup besar, impor justru sebaliknya. Keadaan ini membuat neraca perdagangan Jatim tidak seimbang.

Dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan konsumtif, Indonesia, termasuk Jatim, menjadi pasar yang menarik bagi negara lain. Akibatnya, berbagai negara tersebut berlomba melakukan ekspansi ke Indonesia untuk menyelamatkan kinerja ekspor mereka agar tidak defisit.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Irlan Indrocahyo menuturkan, besarnya laju impor ternyata tidak dibarengi dengan tingginya realisasi ekspor perdagangan Jatim ke berbagai negara. Akibatnya, jika di tahun 2011 neraca perdagangan Jatim masih mengalami surplus, sebesar US$523,911 juta maka di tahun ini Jatim alami devisit. Tidak tanggung-tanggung, defisit yang terjadi cukup besar, mencapai US$3,255 miliar.

Baca:  Penjualan Garmen Jatim Naik 2 Kali Lipat

Kenaikan impor terbesar dari negara Jepang, Malaysia, Vietnam, Argentina, Korea, China dan Thailand. “Impor dari Jepang naik 20,1%, Malaysia naik 17,31%, Vietnam 13,66%, Argentina naik 13,89%, Korea naik 21,52% dan China naik 8,62%. Meskipun kenaikan impor dari China sangat kecil, namun China tetap menjadi negara pengimpor terbesar di Jatim. Nilai impor dari China di tahun 2012 tercatat mencapai US$3,728 miliar, naik dari tahun 2011 yang masih dikisaran US$3,432 miliar.

“Ironisnya, ekspor kita ke China justru drop, penurunan mencapai 34,81%, dari US$2,164 miliar di 2011 menjadi US$1,411 miliar di 2012,” ujar Irlan di Surabaya, Jumat (1/2/2013). Sehingga, devisit perdagangan dengan China menjadi kian melebar. Jika tahun 2011 defisit perdagangan Jatim dengan China mencapai US$1,168 miliar, di tahun 2012 melejit hingga US$2,317 miliar.

Baca:  Pintu Air Dam di Jember Marak Dicuri

Laju ekspor yang tidak maksimal selain mengurangi keseimbangan neara juga berpotensi kalahnya kompetisi pengusaha lokal. Sebab berbagai produk yang diimpor mempunyai harga yang cukup kompetitif. (kbc/adtr:adt)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman