Uncategorized

Parade Budaya dan Pawai Bunga Menjadi Ikon Kota Surabaya

Parade Budaya dan Pawai Bunga Menjadi Ikon Kota Surabaya. Surabaya akan menjadikan parade budaya dan pawai bunga sebagai salah satu ikon wisata Kota Pahlawan. Untuk itu, Pemkot terus melakukan perbaikan kualitas kegiatan itu tiap tahunnya.

Sekretaris Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke-720, Yayuk Eko Agustin mengatakan, agenda parade budaya dan pawai bunga, bukan hanya sekarang ini saja digelar. Kegiatan yang sama sudah rutin digelar sejak beberapa tahun terakhir sebagai kado ulang tahun (ultah) Surabaya.

“Ini persembahan dari Surabaya untuk Indonesia menuju dunia,” ujar Yayuk Eko Agustin yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya, kemarin. Kegiatan yang digelar tiap bulan Mei ini diakui selalu dipadati masyarakat yang ingin menonton. Tidak hanya wisatawan nusantara (wisnus) yang datang, namun juga pengunjung dari wisatan mancanegara (wisman).

Baca:  Indonesia Hijab Fest 2013 di Surabaya Targetkan Transaksi 1 Miliar

“Tingginya antusiasme warga dalam menyaksikan Parade Budaya dan Pawai Bunga 2013 ini menjadi salah satu tanda kesuksesan acara,” tegasnya. Disebutkan, kegiatan ini tak hanya milik pemkot saja. Melainkan milik seluruh warga Surabaya. Dimana semua elemen sangat aktif mendukung terselenggaranya parade. Bahkan, ada juga peserta yang dari luar Surabaya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Surabaya, Wiwiek Widayati menambahkan, secara kuantitas, peserta Parade Budaya dan Pawai Bunga 2013 kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya. Namun, secara kualitas terus dilakukan upaya peningkatannya. “Karena agenda ini sudah menjadi komoditas pariwisata yang bisa kita jual untuk mendatangkan wisatawan ke Surabaya,” kata Wiwiek.

Peningkatan kualitas itu di antaranya dengan melakukan seleksi terhadap tampilan-tampilan yang akan menjadi peserta kegiatan. Dia mencontohkan, untuk pawai bunga, bunganya harus benar-benar dari bunga, bukan dari stereofoam. “Mereka (peserta) juga harus memiliki konsep. Bisa jadi kalau tampilannya kurang bagus, tidak diikutkan,” terangnya.

Wiwiek menyebut agenda tahunan dalam rangka HJKS itu juga disosialisasikan kepada para birobiro perjalanan, hotel dan stakeholder pariwisata. Langklah ini dilakukan dengan harapan bisa menarik wisman atau wisnus datang ke Surabaya.

Baca:  Kader PDIP Jatim Resah Belum Punya Jago di Pilgub Jatim 2013

Parade budaya dan pawai bunga sebagai gong pembuka rangkaian HJKS diikuti sekitar 35 mobil hias dan puluhan tampilan budaya dari beberapa daerah di Indonesia. (rud/opi/radarsby.com/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman