Uncategorized

Pasangan Khofifah – Ridwan Hisyam Menguat di Bursa Cagub Jatim 2013

khofifah
Sumber Gambar: antaranews.com

Pasangan Khofifah – Ridwan Hisyam Menguat di Bursa Cagub Jatim 2013. Pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) bakal mendapat lawan seimbang dalam perhelatan pilgub Jatim, 29 Agustus nanti. Hal ini menyusul munculnya wacana jika dua partai besar yang selama ini belum menentukan calon, yakni PDIP dan Partai Golkar, akan bergabung dengan PKB untuk mengusung Khofifah Indar Parawansa.

Ketua umum PP Muslimat NU itu, akan dipasangkan dengan cawagub dari PDIP atau Partai Golkar. Untuk PDIP, Khofifah Cagub Jatim 2013 bakal dipasangkan dengan mantan sekjen DPP PDIP, Pramono Anung. Wacana duet keduanya digulirkan dengan singkatan “KIPRA” oleh kalangan internal PDIP.

Tak mau kalah, di internal Partai Golkar juga memunculkan wacana Cagub Jatim 2013 duet Khofifah dengan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Ridwan Hisjam. Singkatannya pun sama, cuma ditambah huruf “H” menjadi “KIPRAH” (Khofifah-Ridwan Hisjam). Salah satu pengurus DPP Partai Golkar menyebutkan, partainya memang tengah menyiapkan Ridwan Hisjam sebagai cawagub mendampingi Khofifah yang diusung PKB.

Baca:  Pilgub Jatim, Grerindra Duetkan Moreno dan Suyoto Bupati Bojonegoro

“Partai Golkar tengah menyiapkan KIPRAH atau Khofifah Indar Parawansa-Ridwan Hisjam untuk diusung pada pilgub Jatim 2013,” beber pengurus
yang namanya enggan disebut itu, kemarin. Deklarasi pasangan KIPRAH ini, lanjut dia, bahkan tengah dirapatkan khususnya untuk mencari tanggal dan lokasi yang tepat. “Kalau soal tempat, sepertinya sudah ada kesepakatan di Ponpes Tebuireng, Jombang. Tapi kalau waktunya, belum ada kesepakatan,” cetus politisi yang aktif di bidang organisasi, keanggotaan, dan kader (OKK) Partai Golkar ini.

Baca:  Khofifah Berpeluang Maju Pilgub Jatim 2013 Bersama PDIP

Kabar tersebut makin diperkuat dengan pernyataan Ketum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical), saat datang ke Surabaya, beberapa waktu lalu.
Ical memberikan sinyal bagi Khofifah untuk diusung partainya berdampingan dengan cawagub dari kader Golkar. Mengingat, Golkar tidak bisa mengusung calon sendiri karena perolehan kursi di DPRD Jatim tidak memenuhi ketentuan UU.

“Kursi yang dimiliki Golkar hanya 11. Sehingga, harus berkoalisi supaya bisa mengusung calon sendiri,” dalihnya. “Mungkin saja calon yang diusung PKB akan berkolaborasi dengan Golkar,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Suhandoyo mengatakan, dirinya hingga kini belum tahu siapa Cagub Jatim 2013 yang akan diputuskan DPP PDIP. Karena itu soal isu duet Khofifah-Pramono Anung (KIPRA), ia tidak bisa memastikan. “Kami masih menunggu apapun keputusan DPP,” tegas Suhandoyo. Siapapun calon yang akan diputuskan oleh DPP, kata dia, pasti akan didukung. “Kewajiban kita di bawah mengamankan dan memenangkan calon yang direkom DPP. Dan, Cagub Jatim 2013 itu bisa dari kader PDIP atau kader luar,” katanya. (rou/jay/radarsby.com)

Baca:  Democrats cry foul over attacked Press

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close