Home » Uncategorized » Pasar Properti 2013 Masih Sangat Prospektif

Pasar Properti 2013 Masih Sangat Prospektif

properti 2013
foto:getty image

Pasar Properti 2013 Masih Sangat Prospektif.  Meskipun dibayangi kenaikan UMK dan Tarif Tenaga Listrik (TTL), namun tahun ini secara umum pasar properti 2013 diperkirakan tetap akan tumbuh, baik residential maupun komersial. Hal ini dipicu makin membaiknya ekonomi makro Indonesia sehingga berimbas pada naiknya pendapatan masyarakat.

Direktur PT Ciputra Surya Tbk Sutoto Yakobus memaparkan, tahun ini kondisi pasar properti 2013 diperkirakan tetap akan melaju seperti tahun lalu. Namun begitu, developer harus semakin jeli melihat peluang pasar. Selain lokasi, juga akses dan fasilitas tetap menjadi pertimbangan utama. “Kami optimistis properti akan tumbuh sekitar 20 persen tahun ini. Namun developer harus semakin inovatif. Sebab pembeli semakin kritis,” ujar Sutoto Yakobus, kemarin (25/1).

Baca:  Ciputra World Hotel Surabaya Sold Out Dalam 9 Bulan

Dikatakan dia, selama ekonomi tumbuh di atas 6,5 persen, dan perbankan tetap menyediakan faslitas dengan bunga yang ringan, pasar properti 2013 tetap akan menarik. Sebab, ada kecederungan membeli properti lewat KPR / KPA meskipun itu kelas premium. “Sehingga semakin rendah bunga yang ditawarkan akan semakin menarik,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan Sutandi Purnomosidi, Direktur Marketing Pakuwon Group. Menurutnya, booming properti 2012 lalu masih akan berlanjut di tahun ini bahkan trennya akan lebih bagus. Hal ini juga didorong makin agresifnya para pengembang yang menghadirkan beragam hunian, sehingga alternatif bagi pembeli menjadi lebih banyak.

“Tahun ini kami kira akan sedikit lebih bagus. Kebutuhan konsumen dan kondisi perekonomian juga menunjukkan tren positif,” kata Sutandi.
Untuk hunian, baik landed house dan apartemen tetap akan berjaya. Walaupun gaya hidup masyarakat modern mulai mengarah ke hunian vertikal untuk mengakomodasi keterbatasan waktu dan kemudahan mobilitas mereka.

Baca:  Orang Istana Dibalik Fitnah Kepada Jokowi

“Landed house juga tetap memiliki segmen pasar tersendiri,” tandasnya Stephanus Setyabudi, Direktur PT Twenty Development menambahkan, harga tanah yang semakin melambung akibat makin terbatasnya tanah membuat harga properti juga semakin membumbung. Apalagi, harga bahan bangunan juga sudah mulai merangkak naik sekitar 10 persen.

“Demand properti tetap akan tinggi. Properti 2013 masih jadi instrumen investasi yang menjanjikan. Sebab, dibanding instrumen lainnya, properti masih memberikan gain yang lebih besar Kami berharap bunga KPR masih satu digit sehingga pasar tetap kondusif,” kata Stephanus.

Karena itu, tahun ini pihaknya berani merilis beberapa produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain perumahan, pihaknya juga akan mengembangkan sejumlah ruko, kondotel, hotel, dan apartemen yang tersebar di Surabaya, Jakarta, Bali dan Jogjakarta. (sumber:Radar Surabaya/jpnn.com)

Baca:  Mengatasi Situs Wordpress Di Hack dan Diserang Malware Soak-soak

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *