Peristiwa

Pasutri Gresik Pengedar Narkoba Dibekuk Polres Gresik

Pasutri Gresik Setahun menjadi pengedar Sabu-sabu. Gresik rupanya menjadi salah satu pasar utama bagi peredaran narkoba di Jatim. berkali-kali aparat kepolisian resort Gresik menangkap dan menjebloskan para pengedar ke penjara. Namun, agaknya bisnis narkoba terus tumbuh di kota Gresik.

Seperti kemarin, Pasutri Gresik Pengedar Narkoba Dibekuk Polres Gresik. Kepolisian Resor Gresik menangkap pasangan suami istri Mat Nari (37) dan Hatijah (37). Warga Kelurahan Kroman Gg IX, Kecamatan Kota Gresik ini diamankan polisi karena menjual narkoba jenis sabu-sabu sejak setahun lalu.

Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Kurniawan Wulandono mengatakan dua pasutri ini terungkap berkat informasi dari masyarakat. “Saat rumah mereka kami grebek, kami mendapati keduanya sedang mengemasi sabu,” ungkap Kurniawan, Kamis (02/05/2013) petang.

Baca:  Aparat Buru Pengedar Narkoba di Bawean

Kurniawan menjelaskan dalam penangkapan Rabu (01/05/2013) dini hari tersebut, anggotanya menemukan 12 bungkus sabu yang terdiri dari lima bungkus sabu seberat 0,6 gram, enam bungkus seberat 0,7 gram serta satu bungkus lagi senilai 0,8 gram. Selain menyita sabu ini, polisi juga mengamankan dua ponsel serta uang yang nilainya mencapai Rp 2,2 juta.

Kurniawan menambahkan kasus ini masih dikembangkan, sebab dalam pemeriksaan terungkap kalau Mat Nari merupakan jaringan sindikat jaringan narkoba antar kota. “Sabu itu diperoleh tersangka dari seseorang di Madura kemudian dijual di Gresik ini pada pelanggannya,” kata Kurniawan.

Untuk sementara polisi masih mengembangkan kasus ini. Keduanya ditahan polisi dengan jeratan Pasal 112 ayat 1 subsider 132 ayat 1A undang-undang tentang narkotika. Keduanya juga terancam dengan hukuman diatas lima tahun penjara karena perbuatannya itu.

Baca:  Pengedar Narkoba Gresik Dibekuk Polisi

Ini merupakan tangkapan yang kesekian kali oleh aparat penegak hukum. Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan Nita Ariani Sarani Wibowo (23) dan DP (16), yang diduga sebagai tersangka. Penggerebekan tersebut berawal dari penangkapan Iwan Hadi Setiawan (32), warga Jl Manukan Ranu 21I, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya, Jumat (26/4/2013), saat akan menyelundupkan sabu-sabu (SS) seberat 672 gram dengan tas jinjing di Terminal Bandara Juanda.

Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan BNN Kabupaten Gresik, Zainuri, mengatakan, BNNK Gresik hanya membantu pengerebekan jaringan narkoba di wilayah Gresik. “Penggerebekan ini hasil pengembangan BNNP Jatim. Kami hanya membantu BNNP Jatim yang menggerebek tempat penyimpanan SS,” kata Zainuri.

Baca:  Pengedar Sabu Jl. Akim kayat Gresik Diringkus

Penangkapan Tersangka Nita Ariani Sarani Wibowo (23) Warga Jl. Blitar I No. 12 Desa Yosowilangon Kecamatan Manyar, sebenarnya tidak disangka oleh tetangganya. Sebab, petugas dari BNN Propinsi Jatim dan BNN Kabupaten Gresik tidak berseragam. Tetapi berpakaian preman. Termasuk, mobil petugas tidak plat merah. (surya/GS/sbypg/ editor: abah)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman