Home » Uncategorized » PBNU Belum Tentukan Kandidat Nahdliyin di Pilgub Jatim
pbnu

PBNU Belum Tentukan Kandidat Nahdliyin di Pilgub Jatim

pbnu
foto:arrahmah.com

PBNU Belum Tentukan Kandidat Nahdliyin di Pilgub Jatim. Arus dukungan terhadap kader Nahdliyin untuk maju pilgub Jatim ternyata tidak hanya datang dari PWNU Jatim semata. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ternyata juga berhasrat untuk mendorong kadernya agar maju pilgub Jatim. Kedua nama yang santer mengerucut pun sama seperti yang dilansir oleh PWNU Jatim.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj menegaskan, saat ini ada dua kader NU yang mendapat dukungan dari bawah untuk maju sebagai calon gubernur di pilgub Jatim. Keduanya adalah Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

“Persoalannya sekarang, ada dua kader NU yang ingin maju. Dua-duanya memiliki kemampuan dan peluang cukup besar menjadi kandidat gubernur Jatim. Tapi, kami tidak mungkin memilih keduanya,” tutur Said Aqil, kemarin (12/12).

Baca:  Indonesia Hijab Fest 2013 di Surabaya Targetkan Transaksi 1 Miliar

Ketua PBNU ini menyatakan bahwa NU Jatim memiliki potensi suara yang cukup besar di Jatim. Dan, memang sudah waktunya mendorong kadernya sendiri untuk memimpin Jatim. Bukan lagi sebagai wakil gubernur, tapi sebagai gubernur.

Namun, ia menegaskan PBNU hanya akan merestui salah satu dari keduanya di Pilgub jatim. Sebab, PBNU bukan parpol yang tidak mungkin mengusung kedua-duanya. Usulan itu selanjutnya akan disampaikan melalui parpol atau lewat jalur independen.

Karena alasan itu pula, NU tidak akan gegabah menentukan pilihan. Harus dibicarakan dulu dengan cabang-cabang dan partai pengusung. “Kalau PBNU merestui A, ternyata yang dilirik partai kader B, dengan pertimbangan nilai jualnya lebih tinggi, kan repot,” tukas dia.

Untuk itu, lanjut dia, PBNU akan mempertemukan Khofifah dan Saifullah Yusuf untuk membahas masalah ini. “Sebab nggak mungkin dua-duanya maju. Kalau dipaksakan malah akan menguntungkan calon lain,” katanya.

Baca:  Cinta Segitiga Berakhir Dengan Pembunuhan

Sementara itu, PWNU Jatim menyerahkan kepada PBNU soal keputusan siapa kader NU yang akan direstui sebagai cagub Jatim. PWNU hanya sebatas menggodok aspirasi dari bawah untuk selanjutnya disampaikan kepada PBNU.

Sampai saat ini Gus Ipul dan Khofifah yang paling mendapat dukungan dari warga nahdliyin. “Keduanya masih yang paling banyak diinginkan. Dan, aspirasi itu telah kami tampung untuk ditindaklanjuti,” terang Wakil Ketua PWNU Jatim, Sholeh Hayat, kemarin (12/12).

Menurut anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB ini, proses penggodokan yang dilakukan PWNU tidak sama dengan yang dilakukan partai politik. Proses penggodokan itu akan dilakukan dengan berkomunikasi kepada kedua kader yang banyak mendapat dukungan itu.

Baca:  Ratusan Buruh Mengepung Petrokimia Gresik

“Kita akan menanyai keduanya apakah bersedia atau tidak? Bila memang ber-sedia, juga apakah bersedia dicalonkan sebagai gubernur atau wakil
gubernur? Kita akan tanyakan semua lebih dulu kepada yang bersangkutan,” paparnya.

Keputusan PBNU dan PWNU Jatim terkait kandidat Pilgub jatim 2013 yang akan diusung memang menjadi perhatian banyak pihak. Bahkan menjadi acuan kandidat lain dalam mengambil keputusan.

Masih ademnya situasi politik pilgub jatim 2013 juga disinyalir semua partai menunggu langkah PBNU dan PWNU Jatim. bisa dipastikan ketika PWNU Jatim dan PBNU sudah menentukan kandidat, pasangan-pasan calon pilgub jatim lain akan mendeklarasikan diri.(radarsby.com/jpnn.com, edtr:adit)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *