Home » Uncategorized » Pekan Sarapan Nasional di Surabaya Nestle Bagikan 2 Juta Mangkok
pekan sarapan nasional
kabarbisnis.com

Pekan Sarapan Nasional di Surabaya Nestle Bagikan 2 Juta Mangkok

pekan sarapan nasional
kabarbisnis.com

Pekan Sarapan Nasional Nestle Bagi-bagi 2 Juta Mangkok. Dalam rangka mendukung Pekan Sarapan Nasional (PESAN), Nestle membagikan dua juta mangkuk sereal sarapan di 40 kota di Indonesia hingga akhir tahun 2013. Dari dua juta mangkuk sereal sarapan Nestle tersebut, sekitar 50 ribu dibagikan melalui lima gerai Carrefour di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar dan Medan mulai 14 hingga 20 Februari.

Kegiatan Pekan Sarapan Nasional tersebut berlangsung di gerai Carrefour Golden City, akhir pekan lalu. Mangkuk sereal sarapan Nestle secara simbolis diserahkan kepada 20 siswa sekolah dasar Simomulyo.

Country Business Manager Nestle Breakfast Cereal, Nestle Indonesia, Jose Oscar Yu berharap melalui PESAN semakin banyak masyarakat Indonesia yang memahami pentingnya sarapan bergizi. “Terutama anak-anak usia sekolah, sehingga dapat meningkatkan kualitas anak Indonesia yang lebih sehat, lebih cerdas dan lebih berprestasi,” katanya. PESAN berlangsung berkala setiap tanggal 14-20 Februari.

Baca:  Pemkab Banyuwangi Sabet Penghargaan Tata Ruang

Gerakan Pekan Sarapan Nasional juga didukung ‘Breakfast Corner’ di 5 gerai Carrefour di Indonesia, yaitu di gerai Carrefour Lebak Bulus Jakarta, gerai Carrefour Kiara Condong Bandung, gerai Carrefour Golden City Surabaya, gerai Carrefour Medan Fair Medan dan gerai Carrefour Panakkukang Makasar.

Store Manager Carrefour Golden City Surabaya, Edy Cahyono mengatakan dengan adanya ‘Breakfast Corner’ ini berharap para pelanggan yang berbelanja dapat kembali ke rumah dengan memperoleh pengetahuan tentang sarapan sehat yang dapat memenuhi gizi yang baik.

Baca:  Pameran Smartfren di Surabaya Targetkan Penjualan 1000 Unit

Prof. Sri Kardjati dari Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) Surabaya mengatakan, sarapan merupakan kegiatan paling penting sebelum memulai aktivitas. Sarapan dilakukan sebelum pukul 09.00 Wib untuk memberikan kekuatan sistem imun

“Orang yang tidak sarapan akan mengalami hipoglemikia atau kadar gula rendah. Orang tersebut pun akan terlihat lemas dan sulit berkonsentrasi,” terangnya pada Pekan Sarapan Nasional (PESAN) di Surabaya, akhir pekan lalu. Sri mengungkapkan, berdasarkan penelitian terhadap anak-anak usia sekolah, ternyata anak-anak yang tidak sarapan prestasi belajarnya jelek. Selain itu, pertumbuhannya juga menjadi terlambat, dan sistem imunitas tubuhnya terganggu.

Sekadar diketahui, Pekan Sarapan Nasional dideklarasikan oleh empat organisasi profesi ahli gizi dan pangan Indonesia, yaitu PERGIZI PANGAN Indonesia, PERSAGI, PDGMI, dan PDGKI, pada 8 Januari 2013 lalu sebagai momentum berkala setiap tahun yang bertujuan memberikan informasi, mengajak dan mendorong masyarakat agar menerapkan kebiasaan sarapan bergizi-seimbang setiap hari dalam rangka mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, lebih cerdas dan lebih produktif. (kbc)

Baca:  Renovasi Pedestrian Jl Veteran, Pemkot Malang Anggarkan Rp. 3 Miliar

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *