Uncategorized

Pelabuhan Petrokimia Gresik di Blokir Massa Buruh SPBI

spbi gresik
surya/moch sugiyono

Pelabuhan Petrokimia Gresik Jl Gubernur suryo, Kamis (3/1/2013) di Blokir Massa Buruh yang tergabung dalam Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI). Hal ini dilakukan oleh massa buruh SPBI yang menuntut hak-hak normatifnya terhadap upah yang belum terbayar sejak tahun 2010 dan 2011.

Buruh outsourcing duduk-duduk di jalan utama ke pelabuhan dan pelabuhan PT Petrokimia Gresik sehingga truk-truk yang akan mengangkut barang produksi dan pupuk tidak bisa melintas. “Kami hanya meminta hak normatif kami dipenuhi. Sebab selama ini tidak ada penyelesaian oleh Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja (PPJP).

Sedangkan Petrokimia GresikĀ  alasannya sudah memenuhi semua ke PPJP. Potongan upah mulai Rp 4.000 sampai Rp 6.000,” kata Budiono, Ketua SPBI Gresik. Akibat pendudukan para pekerja ini arus lalu lintas ke Pelabuhan PT Petrokimia Gresik macet total, dan arus lalu lintas di Jl Gubernur Suryo padat merayap. Anggota Kepolisian berjaga-jaga untuk memperlancar arus lalu lintas.

Baca:  Petrokimia Diduga Rekayasa Tender, Saksi Diperiksa KKPU Surabaya

Untuk meredam massa buruh yang terus menduduki pelabuhan Petrokimia Gresik, dilakukan mediasi dengan Manajemen PT Petrokimia Gresik (PG), Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja (PPJP) dan Serikat Pekerja dari Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI), di Pos Satpam Pintu masuk Pelabuhan PT Petrokimia Gresik.

Mediasi yang dilakukan di Pos Induk Satpam Zona II, Jl Gubernur Suryo, Gresik, tapi tidak menemukan titik temu, sehingga akan dilanjutkan mediasi ke Polres Gresik. “Kami ingin duduk bersama dengan Manajemen PT Petrokimia Gresik, PPJP dan SPBI. Ada kwajiban dua tahun sejak 2010 dan 2011 yang belum diserahkan ke pekerja,” kata Abdul Hakam, usai mediasi sebagaimana dilansir oleh media online Surabayatribunnews.com.

Baca:  Canggihnya maling Motor di Gresik, Cukup 3 Detik Bobol Kunci

SPBI menuntut kekurangan upah sejak tahun 2010 sampai 2011. Kekurangan upah mulai Rp 4.000 sampai Rp 6.000. Demi menuntut kekurangan upah tersebut ratusan pekerja yang tergabung dalam SPBI Gresik memblokir pintu masuk pabrik produksi dan pelabuhan PT Petrokimia Gresik.

Ini merupakan aksi yang kesekian kali dilakukan oleh buruh outsourching Petrokimia Gresik. Kendati berkali-kali aksi dilakukan namun belum ada penyelesaian dari Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja (PPJP) sehingga masalah menjadi berlarut-larut dan hak-hak buruh tidak terpenuhi. (surya.co.id, edtr:adit)

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman