Home » Hukum dan Kriminal » Pelaku Mutilasi Wanita Hamil Dibekuk di Karangpilang Surabaya

Pelaku Mutilasi Wanita Hamil Dibekuk di Karangpilang Surabaya

Pelaku mutilasi wanita hamil ditangkap di Karangpilang Surabaya. Kusmayadi alias Agus (31), terduga pemutilasi Nur Atikah alias Nuri (33) kaget bukan kepalang ketika polisi mendatangi lalu menangkapnya di Surabaya, Jawa Timur. Agus bahkan langsung menangis saat polisi menangkapnya.

“Dia terkejut waktu kita tangkap dan langsung menangis,” ujar seorang perwira yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Kamis (21/4/2016).

Agus ditangkap tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Tangerang dan Polsek Cikupa di Rumah Makan Selero Bundo, Jl Masrip, Karangpilang, Surabaya, Jatim pada Rabu 20 April kemarin. Agus saat itu sedang menemui teman lamanya yang bekerja di rumah makan tersebut.

Baca:  Adik Teroris Bom Bali Ungkapkan Rencana ISIS Untuk Indonesia

“Dia lagi nemuin temannya karena dulu sekitar tahun 2011, dia kerja di situ,” ungkap sumber.

Kepada teman-temannya, Agus mengaku dirinya ke Surabaya sedang main. “Ya dia bilang lagi main-main saja ke Surabaya, terus mampir karena kangen teman-temannya,” lanjut perwira ini.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan Agus tersebut. “Betul yang bersangkutan sudah ditangkap, saat ini masih dalam pemeriksaan intensif,” ujar Krishna kepada detikcom, Kamis (21/4/2016).

Agus menjadi buruan polisi atas dugaan membunuh dan memutilasi Nuri, yang disebut-sebut sebagai kekasih gelapnya. Saat dibunuh pada Rabu (13/4) di sebuah kontrakan di Telagasari, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Nuri dalam kondisi hamil 7 bulan.

Baca:  Kepala Sekolah Ajak Guru Mesum di Kuburan, Digerebek Warga

Usai membunuh, Agus memotong kedua kaki dan tangan korban. Setelah itu Agus dibantu temannya, Erik membuang potongan tubuh korban itu ke tempat sampah dan ke sungai di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.(mei/aan)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *