Uncategorized

Pembangunan Teluk Lamong Sudah Mencapai 69%

Pembangunan Teluk Lamong Sudah Mencapai 69%. Progres proyek pembangunan Terminal Teluk Lamong Pelabuhan Tanjung Perak hingga akhir November 2013 telah mencapai 68,14%. Dipastikan, Mei 2014 bakal usai dan bisa beroperasi.

Mega proyek PT Pelindo III tersebut terbagi dalam beberapa paket pekerjaan diantaranya paket A untuk pekerjaan dermaga internasional, paket B pekerjaan lapangan penumpukan (CY) dan jalan penghubung (Causeway), paket C pekerjaan jembatan penghubung, paket D pekerjaan bangunan perkantoran dan paket E pekerjaan pengadaan peralatan bongkar muat.

pembangunan teluk lamongPimpinan proyek Terminal Teluk Lamong M. Harry Darmawan mengungkapkan bahwa pengerjaan lapangan penumpukan (CY) dan jalan penghubung (causeway) sudah mencapai 72,4%. Saat ini sedang dilakukan cutting (pemotongan) elevasi tumpukan tanah di lapangan penumpukan.

Baca:  Masalah Pada Vagina Jika Lama Tidak Berhubungan Badan

“Elevasi di lapangan penumpukan (CY) saat ini telah mencapai 9 meter, namun berdasarkan kajian tim ITS Surabaya, elevasi itu bisa dipangkas menjadi 5 meter saja,” jelas Harry, Surabaya, Jumat (13/12/2013).

Soal kepadatan tanah dilapangan penumpukan itu, hasil ka’jian dari tim ITS menunjukkan sudah sesuai. Hal tersebut memberikan jaminan bahwa kekuatan lahan yang digarap tidak lagi turun. Masalahnya, pemadatan di lapangan penumpukan itu membutuhkan tanah urug yang banyak. Padahal elevasi lahan dilapangan saat ini mencapai 9 meter sehingga harus dipotong menjadi 5 meter.

Berdasarkan hasil kajian, kepadatan lapangan penupukan dimaksud diharapkan mampu menahan beban hingga 9 ton per meter persegi. Dengan kata lain, lapangan penumpukan nanti mampu menahan beban sekitar 1,4 juta ton. Asumsi itu dihitung dengan total luas lahan 15,86 hektar dan tiap mter persegi mampu menahan beban 9 ton.

Terpisah, Kepala Humas PT Pelindo III mengatakan bahwa percepatan pengerjaan paket B merupakan persiapan kedatangan peralatan bongkar muat buatan Konecranes Finlandia yang akan didatangkan.

Baca:  Eyang Subur Maju Capres Melalui Konvensi Partai Demokrat

“Menurut rencana, Automatic Stacking Crane (ASC) dan Stradle Carrier (SC) akan datang di Terminal Teluk lamong secara bertahap mulai awal Januari 2013,” ungkapnya.

Ada dua jenis pekerjaan pengadaan peralatan bongkar muat di Terminal Teluk Lamong yang dilakukan oleh Konecranes Finland Corporation. Salah satu bagian dari kontrak tersebut adalah pengadaan 10 (sepuluh) unit Ship to Shore (STS) Crane.

“Alat tersebut diselesaikan secara bertahap, yakni lima unit di tahun 2014 dan lima unit berikutnya di tahun 2016. Bagian kontrak lain adalah pengadaan 20 unit Automatic Stacking Crane (ASC) dan lima unit Straddle Carrier (SC), rencananya 10 unit ASC dan 5 unit SC akan datang 2014 mendatang, sedangkan 10 unit ASC datang tahun 2016,” pungkasnya.kbc6

Baca:  Produksi Kedelai Jatim 2013 Akan Digenjot Dua Kali Lipat

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman