Home » Uncategorized » Pemkab Bojonegoro Mendata Ulang Sejumlah Menara Telepon Selular

Pemkab Bojonegoro Mendata Ulang Sejumlah Menara Telepon Selular

Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, sejak hari Senin (27/7), disibukkan dengan kegiatan pendataan ulang 230 menara telepon selular, sebagai usaha penertiban mengenai perizinan juga lokasi pemasangan yang sudah ditentukan.

“Tim gabungan sudah melakukan pendataan ulang menara telepon selular di tujuh kecamatan dalam dua hari ini,” terang Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro Kunandaka Tjatur, di Bojonegoro, Rabu (29/7/2015).

Kunandaka yang didampingi Kepala Bidang Pengembangan Tekonologi Informasi Kominfo Nurizky Wulandari, menyatakan masih belum bisa menyebutkan jumlah menara telepon selular yang sudah didata ulang. Tapi Kumandaka mengaku bahwa dari pendataan menara telepon selular di 7 kecamatan, yaitu Kecamatan Kapas, Baureno, Sekar, Gondang, juga kecamatan lainnya, diketahui ada sejumlah menara telepon selular yang pemasangannya menyalahi ketentuan.

Baca:  Surabaya Printing Expo (SPE) 2013, Dongkrak Pasar Mesin Cetak

Sebagai contoh, di Desa Wedi Kecamatan Kapas, ada satu buah menara telepon selular yang berdiri. Padahal, sesuai dengan rencana induk pemkab, pemasangan menara telepon selular yang ditentukan adalah di Desa Tikusan, Kecamatan Kapas. Kemudian, di Kecamatan Baureno, juga diketahui ada dua buah menara telepon selular, yang salah satunya belum beroperasi,tapi belum memberitahu kepada pemkab soal pendiriannya.

“Pemkab tidak pernah memperoleh pengajuan izin dari pemilik dua menara telepon seluar di Kecamatan Baureno itu,” katanya.

Sesuai data yang ada di Kominfo, di daerah setempat terdapat 230 menara telepon selular yang sudah berdiri yang lokasinya tersebar di sejumlah kecamatan. Rinciannya yaitu ada sebanyak 89 menara telepon selular yang sudah memiliki nomer obyek pajak (NOP) dan 141 menara telepon selular yang belum memiliki NOP.

“Dari data yang ada terdapat 164 menara telepon selular yang pembangunannya tidak mengajukan izin ke pemkab,” katanya.

Baca:  Renovasi Pedestrian Jl Veteran, Pemkot Malang Anggarkan Rp. 3 Miliar

Pendataan keberadaan menara telepon selular oleh tim gabungan pemkab yang terdiri dari Kominfo, Satpol PP dan Dinas Pendapatan ini akan berlangsung selama sepekan.

“Pendataan ini, sekaligus untuk memetakan keberadaan menara telepon selular yang sudah berdiri untuk menyesuaikan dengan rencana induk pemkab soal lokasi yang ditentukan untuk lokasi menara telepon selular,” terangnya.

 

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *