Home » Gresik » Pemkab Gresik Biayai Pemugaran Rumah Gakin
Master tukang, tutorial pertukangan

Pemkab Gresik Biayai Pemugaran Rumah Gakin

bantuan rumah gakin gresik
foto:gresikkab.go.id

Pemkab Gresik Biayai Pemugaran Rumah Gakin. Jumlah keluarga miskin dengan kualitas rumah, sanitasi, dan kebersihan yang kurang layak mendapatkan respon dari berbagai pihak. Di kabupaten Gresik sendiri ternyata jumlah rumah yang kurang layak huni ternyata masih cukup banyak. Dalam rangka mengurangi jumlah rumah yang kurang layak huni ini, pemerintah Kabupaten Gresik membuat program bantuan biaya pemugaran rumah keluarga miskin.

Pemkab Gresik melalui Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyerahkan bantuan biaya pemugaran rumah keluarga miskin (gakin) sebesar Rp 3,840 miliar. Penyerahan bantuan biaya stimulan untuk 256 kepala keluarga (KK) gakin dari 132 desa se-Kabupaten Gresik dilaksanakan di ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Jum’at (28/9).

Jumlah bantuan pemugaran rumah sebesar Rp 15 juta per-KK, diakui bupati belum maksimal. Tapi bantuan ini merupakan upaya pemkab untuk meringankan beban masyarakat yang kurang beruntung. “Pergunakan bantuan ini untuk memperbaiki rumah saudara menjadi rumah yang layak huni dan sehat. Setidaknya bantuan ini dapat mempersempit kesenjangan masyarakat,” ujar Bupati Sambari.

Baca:  Warga Tlogopojok & Petrokimia Bermediasi

Syuaib, salah seorang penerima bantuan asal Kelurahan Kroman, Kecamatan Gresik menyatakan senang. “Saya tidak mengira menerima bantuan ini. Mulanya saya juga agak khawatir menghadapi musim hujan nanti, mengingat rumah saya bocor semua dan dinding rumah saya yang terbuat dari triplek sudah banyak yang mengelupas. Saya kira uang bantuan sebesar Rp 15 juta ini sangat cukup untuk mengganti triplek menjadi tembok,” katanya senang.

Sementara Kepala Dinas PU Pemkab Gresik Bambang Isdianto menjelaskan, selain bantuan perbaikan rumah, pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan keuangan kepala desa (SDB). Jumlah bantuan itu sebesar Rp 8,458 miliar untuk 162 desa. Masih menurut Bambang, bantuan SDB ini merupakan bantuan program untuk pembangunan di desa. Kegiatan yang didanai program ini merupakan proyek swakelola. (surabayapagi/ed:gresik.co)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *