Uncategorized

Pemkot Malang Siapkan Rp. 38 Miliar untuk Perbaiki Jalan Rusak

Terkait dengan target Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yakni menargetkan wilayah itu bebas dari jalan rusak pada tahun 2018, kini telah dialokasikan dana sejumlah Rp. 38 miliar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang Jarot Edy Sulistyo mengatakan pemkot telah mengalokasikan anggaran untuk program pembangunan dan perbaikan jalan rusak selama 2015 sebesar Rp. 38 miliar.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk perbaikan jalan rusak, termasuk jalan-jalan di perkampungan. Jarot mengatakan, jumlah jalan yang rusak relatif cukup besar, bahkan pada tahun ini ditargetkan ada 25 titik yang harus dituntaskan.

“Besarnya dana untuk perbaikan jalan perkampungan hingga mencapai Rp. 38 miliar itu berasal dari berbagai sumber, termasuk anggaran pengalihan dari proyek-proyek yang gagal dilaksanakan, seperti pembangunan lanjutan Jembatan Kedungkandang dan drainase jacking,” ujarnya, Senin (3/8/2015).

Baca:  Sinar Mas Garap Properti Kelas Premium di Surabaya

Anggaran tersebut diantaranya berasal dari APBD induk (sebelum perubahan) sebesar Rp. 8 miliar, dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp. 15 miliar, dan tambahan pada APBD Perubahan atau Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2015 sebesar Rp. 15 miliar.

Tambahan anggaran sebesar Rp. 15 miliar dari APBD Perubahan (PAK) tersebut digunakan untuk menuntaskan perbaikan jalan kampung di 25 titik. Jarot mengaku optimistis target perbaikan jalan ini akan terealisasi karena anggaran pembangunan jalan lebih cepat terserap dan pengerjaannya juga bisa cepat.

“Meski pada tahun ini anggaran perbaikan jalan sebesar Rp. 38 miliar itu terserap seluruhnya dan 25 titik lokasi juga tuntas, pembangunan dan perbaikan jalan rusak, termasuk di perkampungan tetap akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya karena program Wali Kota Malang, pada tahun 2018 kota ini harus bebas jalan rusak,” katanya.

Baca:  Semen Gresik Fokus Pada Manajemen Pemasaran Ritel

Menurut Jarot, banyak warga yang memprotes keberadaan jalan yang rusak dengan menanam pohon pisang di tengah jalan seperti yang dilakukan warga di kawasan Jalan Ikan Tombro dan di Kelurahan Buring, Kedungkandang belum lama ini. “Dalam waktu dekat ini, jalan-jalan rusak yang diprotes warga itu segera kami perbaiki. Perbaikan jalan tersebut diambilkan dari DAK dan saat ini masih dalam proses lelang,” ucapnya.

Suarakan Pendapatmu

comments

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman