Home » Uncategorized » Pemkot Surabaya Siapkan 330 Miliar untuk Atasi Banjir Surabaya
banjir surabaya
foto:pdfcast.net

Pemkot Surabaya Siapkan 330 Miliar untuk Atasi Banjir Surabaya

banjir surabaya
foto:pdfcast.net

Pemkot Surabaya Siapkan 330 Miliar untuk Atasi Banjir Surabaya. Diharapkan, Surabaya tidak dilanda banjir dahsyat seperti yang baru menimpa DKI Jakarta. “Anggaran ini tentunya harus dioptimalkan dengan baik agar tepat sasaran,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Sachiroel Alim kemarin (29/1).

Anggaran Banjir surabaya yang masuk ke Dinas Pekerjaan Umum itu meliputi rehabilitasi saluran drainase (sungai) sebesar Rp 179 miliar, pengerukan atau normalisasi sungai Rp 15,7 miliar, pembangunan sarana-prasarana pematusan Rp 90 miliar, posko pengendalian dan penanggulangan banjir Rp 1,6 miliar.

Adapun anggaran pembangunan sarana prasarana pematusan (tahun jamak) sebesar Rp 42 miliar. Terakhir, alokasi untuk monitoring, evaluasi, dan pelaporan pembangunan/rehabilitasi saluran drainase Rp 1,2 miliar. “Sehingga, total sekitar Rp 330 miliar,” ungkapnya.

Baca:  Surabaya dan Belgia Kerjasama Kembangkan Sister Port

Menurut Sachiroel, anggaran sebesar itu cukup memadai untuk mengatasi banjir Surabaya di sejumlah titik rawan Kota Pahlawan. Karena itu, pihaknya berharap, ke depan tidak ada lagi genangan atau banjir saat hujan deras. Saat ini, saat terjadi guyuran hujan deras, beberapa kawasan masih terjadi genangan air seperti di Medokan Ayu, Wonorejo, Demak, dan Bangunsari.

Sachiroel juga meminta pemkot membuka diri terhadap usulan dan masukan publik tentang penanganan banjir Surabaya. Jika perlu, bisa dilakukan penanganan darurat melalui dana swakelola. Selain anggaran yang besar, lanjut dia, pemkot perlu segera menyelesaikan pembangunan tanggul di waduk (boezem) besar di Morokrembangan. “Ini untuk antisipasi longsor dan banjir,” katanya.

Baca:  Pilgub Jatim Mulai Memanas, Spanduk Soekarwo Bertebaran

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan, tanggul sepanjang 100 meter dengan kedalaman 22 meter di Boezem Morokrembangan dibangun pada sisi selatan.

Pembangunan tanggul itu memerlukan anggaran Rp 30 miliar. “Semua dari pemerintah pusat,” katanya. Saat ini, menurut dia, pembangunan
sudah sampai pada sisi selatan. Tanggul tersebut berfungsi untuk mencegah longsor dan banjir Surabaya seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. ( Radar Surabaya/jpnn.com)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *