Jawa Timur

Pemprov Jatim Meraih Adhikarya Pangan Nusantara 2012

adhikarya pangan nusantaraPemprov Jatim Meraih Adhikarya Pangan Nusantara 2012. Kemampuan Jawa Timur dalam mempertahankan stabilitas dan produktifitas pangan diganjar penghanghargaan Adhikarya Pangan Nusantara. Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2012 ini langsung diserahkan oleh presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Acara penyerahan penghargaan katagori Pembina Ketahanan Pangan itu juga dihadiri oleh Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono dan Menteri Pertanian Suswono.

Selain Pemprov Jatim, Presiden juga memberikan 75 penghargaan lain untuk berbagai macam kategori. Mulai  pembina, pelopor, pelayanan, pelaku pembangunan,dan pemangku ketahanan pangan.

Khusus kategori Pembina Ketahanan Pangan, penghargaan diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada kepala daerah tingkat provinsi/kabupaten/kota/desa yang berhasil menggerakkan SKPD dalam mengurangi kemiskinan/kerawanan pangan/gizi buruk.

Baca:  Apindo Jatim Klaim Banyak Pengusaha Siapkan PHK dan Relokasi

Penilaian juga dilihat dari faktor meningkatkannya produksi pangan, dan mempercepat diversifikasi pangan dalam mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan di daerah mereka.

Untuk Jatim sendiri, terdapat sembilan penerima penghargaan APN 2012. Salah satunya diterima Pakde Karwo dengan kategori sebagai Pembina Ketahanan Pangan beserta Bupati Madiun Muhtarom. Lalu Eko Budi Santoso, Kades Randugading Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang (Katagori Kepala Desa), Jumari – Desa Kasreman Kabupaten Ngawi (Katagori Pelopor Katahan Pangan), Pi’i – penyuluh Kecamatan (Katagori Pelayanan/Penyuluh), Gapoktan Sri Makmur Desa Sumberwindhu Kecamatan Brebek Kabupaten Nganjuk, Kelompok Itik Sumber Rejeki Desa Tawangrejo Kabupaten Lamongan, Perkumpulan Petani Pemakai Air Desa Desa Klotok Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban serta UD Riang Desa Tlogorejo Kecamatan Pagak Kabupaten Malang (Katagori Pelaku Pembangunan).

Gubernur Soekarwo mengatakan, Adhikarya Pangan Nusantara merupakan sebuah penghargaan di bidang pangan yang diberikan kepada  masyarakat Jatim. Ini tak lepas dari kontribusi Jatim sebagai menyumbang pangan terbesar di tingkat nasional.

Baca:  Mantab!, Tol Pandaan-Malang Siap Dilewati Pemudik 2018

Tahun ini, sebut Pakde Karwo, produksi beras Jatim 7,8 juta ton. Sedang konsumsi hanya 3,4 juta ton. Sehingga surplus beras di Jatim mencapai 4,4 juta ton dengan konsumsi per keluarga sebesar 91,26 kilogram pertahun.

“Ini yang luar biasa, artinya masyarakat Jawa Timur memberikan sumbangan yang cukup besar terhadap republik ini agar politik pangan kita menjadi sangat stabil,” tegasnya, dalam rilis yang dikirim, Jumat (14/12/2012).

Seperti diketahui Jawa Timur merupakan penghasil pangan yang cukup produktif dan menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasiuonal.(surya, edtr:adit)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman