Home » Gresik » Pendidikan Gresik » Pendidikan Gresik Memprihatinkan, Modus Jualan Buku Bebani Wali Murid
pendidikan gresik
gambar: gresikkab

Pendidikan Gresik Memprihatinkan, Modus Jualan Buku Bebani Wali Murid

Pendidikan Gresik Memprihatinkan, Modus Jualan Buku Bebani Wali Murid. Komite Pendidikan Gratis dan Bermutu (KPGM) melayangkan surat Kepada Bupati Gresik terakit praktik penjualan buku pelajaran dan buku penunjang belajar oleh pihak sekolah. Sebab pembelian buku tersebut terkesan diwajibkan sehingga membebani wali murit.

“Tadi sebelum unjuk rasa ke Disnaker Kabulaten Gresik, kita bersama ratusan massa buruh dan Koalisi Komite Pendidikan Gratis dan Bermutu melayangkan surat ke Kantor Pemkab Gresik. Tujuannya ya ke Pak Bupati, agar praktik bisnis penjualan buku di sekolahan negeri dihentikan,” kata Abdul Hakam, anggota KPGM, Kamis (29/9/2016).

Dalam surat ditujukan kepada Bupati Gresik itu berisi keluhan wali murid tentang praktik penjualan buku bacaan dan buku penunjang oleh pihak sekolah.

Baca:  SMPN 4 Gresik Diinvestigasi Dispendik Terkait Pungli Seragam

“Saat rapat di DPRD Gresik telah diakui pihak sekolah dasar Negeri Leran, Kecamatan Manyar, bahwa telah dibagikan buku pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), Buku Pelajaran Bahasa Inggris dan buku penunjang, yaitu Buku Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) serta buku lembar kerja siswa (LKS),” imbuhnya.

Pembagian buku -buku tersebut membuat wali murid sangat keberatan untuk membayar, sebab kebutuhan buku sudah ditanggung dana aoperaional sekolah (BOS).

Sesuai Undang-undangan Kependidikan Pasal 66, Undang-undang Sistim pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003, juncto Pasal 13 Permendiknas Nomor 2 Tahun 2008, juncto Pasal 201 dan 202 Permen RI Nomor 17 tahun 2010, pemerintah daerah berhak untuk melakukan pengawasan terhadap lembaga pendidikan negeri.

“Untuk mengetahui hasil pengawasan terhadap penjualan buku penunjang di SD Negeri Leran, Kecamatan Manyar, kami KPGM meminta kepada Bupati Gresik untuk memberitahukan hasil pengawasannya,” kata Mudjiono, kordinator KPGB.

Baca:  Kepala Dinas Pendidikan Gresik Bantah Pungli Daftar Ulang

Sedang Murdianto, staf Pemkab Gresik yang menerima surat tersebut akan menyampaikan ke Bupati Gresik.

“Nanti akan menyampaikan ke Bupati dan memanggil ke Dinas terkait,” kata Abdul Hakam, menirukan keterangan Murdianto. (Surya Online | Tribunnews.com)

Kata Pencarian:

berita pendidikan d gresik (1),bus sekolah surabaya (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *