Home » Uncategorized » Pengembang Properti Jatim Siap Bersaing di Pasar Bebas ASEAN
pengembang properti jatim

Pengembang Properti Jatim Siap Bersaing di Pasar Bebas ASEAN

pengembang properti jatimPengembang Properti Jatim Siap Bersaing di Pasar Bebas ASEAN. Pengembang Properti Jatim Siap Bersaing di Pasar Bebas ASEAN. Para pengembang properti di Jawa Timur mengaku siap bersaing dengan pengembang dari negara lain di kawasan Asean, menjelang diberlakukannya masyarakat ekonomi Asean (MEA) atau yang biasa disebut Asean Economic Community (AEC) tahun 2015 mendatang.

Wakil Ketua Bidang Peningkatan Profesional Anggota Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur, Mustofa Bawazier mengatakan, diberlakukannya AEC 2015 mendatang mau tidak mau membuat persaingan di pasar properti kian ketat. Namun demikian, ia memastikan jika para pengembang khususnya anggota REI di Jawa Timur siap menghadapi momen itu.

Baca:  PT Eastern Australia Akan membangun Pabrik Tepung di Gresik

“Sektor properti ini berbeda dengan industri lain. Karena sektor properti ini sangat bersentuhan dengan sebuah kawasan, dan untuk membuka proyek atau mengeluarkan produk, ada hal lain yang musti dilalui seperti perizinan, regulasi, perbankan, pajak, dan sebagainya. Nah, hal seperti ini tidak mudah dilakukan pelaku usaha meski membawa dana besar,” jelas Mustofa kepada wartawan di Graha REI Jatim, Surabaya, Jumat (6/12/2013).

Dengan kenyataan itu, lanjut dia, tidak mudah bagi pengembang asing masuk atau melakukan ekspansi secara langsung di Indonesia. Kalaupun mereka masuk, besar kemungkinan akan menggandeng atau bekerja sama dengan pengembang lokal. Tentunya, hal itu memberikan peluang bagi pelaku usaha atau pengembang di Tanah Air.

Baca:  Tour de Banyuwangi Memasuki Etape Terberat

Namun demikian, jelas Mustofa, bukan berarti para pengembang di dalam negeri berpuas diri terhadap kondisi seperti itu. Kreativitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan profesional diharapkan terus dilakukan. Hal ini karena produk properti bukan sekadar bagaimana pengembang bisa menjual produk sebanyak-banyaknya ke konsumen, namun juga menyangkut pada bagaimana ikatan atau layanan ke pembeli ke depannya.

“Oleh karena itu, pada tanggal 3-5 Desember 2013 lalu kita menggelar Diklat dengan tema Jadilah Pengembang yang Profesional Bersama REI. Ini untuk memberikan tambahan ilu atau wawasan kepada pengembang dan tingkat manajemen perusahaannya bagaimana mengelola usaha properti yang baik dan profesional,” jelas Mustofa.

Tak hanya itu, lanjut dia, para pemateri juga didatangkan dari berbagai bidang, mulai pengembang besar, perbankan, akademisi, pakar hukum, hingga praktisi pasar modal.

Baca:  Diknas Malang Kekurangan Ratusan Guru SD

Ia menargetkan ke depannya DPD REI Jatim akan menyelenggarakan secara rutin kegiatan seperti itu dengan pembahasan yang lebih mendalam. “Dan ternyata banyak peminat dari masyarakat umum yang tertarik untuk menggeluti usaha properti atau pengembang pemula,” pungkasnya

Kata Pencarian:

anggota rei surabaya (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *