Peristiwa

Pengolah Limbah PT Smelting Gresik Bocor Warga Sekitar Jadi Korban

pt smelting gresikPengolah Limbah PT Smelting Gresik Bocor Warga Sekitar Jadi Korban. Mesin pengolah limbah PT Smelting yang berlokasi di Desa Roomo Kecamatan Manyar bocor. Bagian yang bocor menyemburkan gas Sulfur Dioksida (SO2) dan tercium di sekitar Kelurahan Lumpur, serta Tlogo Pojok Kecamatan Kota.

Sedikitnya 5 warga dilarikan ke RS Petrokimia Putra akibat menghirup gas beracun ini. Kelima orang tersebut diantaranya Edi S (30) warga Benjeng, Anto (47), Sardono, Sayudi, dan Zaenuri. Mereka semunya karyawan PT Petrokimia Gresik (PG). Hingga berita ini ditulis, sudah 3 korban yang sudah pulang dari rumah sakit.

Hanya 2 orang yang masih menjalani perawatan medis yaitu Edi S dan Anto. Di lokasi kebocoran, cerobong pengatur panas menganga tanpa penutup. Itu yang membuat gas SO2 ngowos menyebar di sekitar serta meracuni karyawan. Bau gas sulfur oksida juga menyebar di sekitar pabrik hingga radius 1 Km dari lokasi kejadian.

Baca:  Jual Pil Koplo, Penjaga Warkop di Manyar Dijerat UU Kesehatan

Itu terbukti dengan bau tajam yang tercium hingga Jl Gubernur Suryo di Kelurahan Tlogo Pojok Kecamatan Kota. Lokasi bocornya perangkat mesin pengolah limbah PT Smelting ini memang berdekatan dengan salah satu unit pabrik milik PG. Saat kejadian ada sejumlah karyawan PG yang bertugas. Akhirnya mereka manjadi korban.

Dikonfirmasi Manager Pabrik Asam Sulfat PT Smelting Achmad Firmansyah mengatakan  kebocoran terjadi sekitar 17 menit saja. “Mulainya bocor sekitar pukul 15.10, dan akhirnya kami matikan sekitar pukul 15.27,”bebernya. Sebenarnya, kebocoran itu sudah mulai terdeteksi sejak pagi hari. Bahkan, pihak pabrik juga sudah mematikan mesin tersebut sebanyak 3 kali. “Terakhir kami matikan sekitar pukul 14.00 wib,” urainya.

Baca:  Pupuk Petrokimia Gresik Dibobol Sopir dan Keneknya

Dengan kejadian ini, otomatis kegiatan produksi di PT Smelting menjadi terhenti. “Preheater ini kan untuk mengkondisikan suhu atau temperatur mesin pabrik,” terangnya. Sedangkan Senior Affair Manager PTSmeltingSyaiful Bakri berjanji akan menanggung semua biaya pengobatan para korban tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik AKPM Nur Hidayat mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu. Guna penyidikan ini dibutuhkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait bocornya limbah PT Smelting, diantaranya PT Smelting, dan BBLH Kabupaten Gresik. (jan/rtn/ris/ Sumber: Radar Gresik)

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman