Penyakit dan Pengobatan

Penyebab Jantung Berdebar dan Cara Mengatasinya

Penyebab Jantung Berdebar dan Cara Mengatasinya.Jantung merupakan organ vital yang sangat penting bagi tubuh, gangguan atau penyakit yang mengganggu kerja jantung akan berdampak serius bagi kesehatan kita.

Anda pernah mengalami jantung yang berdegup sangat kencang? Atau berdebar-debar? Jantung berdebar dapat disebabkan karena denyut jantung yang tinggi, atau lebih dari 100 kali/menit atau adanya irama jantung yang tidak teratur. Simak disini penyebabnya bersama dr. Jessica Florencia yang dikutip dari laman klikdokter.com

Terkadang keluhan kesehatan ini memang dapat merupakan pertanda adanya masalah pada jantung. Namun selain itu, jantung berdebar juga dapat disebabkan oleh hal lain:

  1. Adanya serangan panik, rasa khawatir, takut, stres.
  2. Latihan fisik yang terlalu berat.
  3. Konsumsi kafein (kopi), nikotin (rokok), alkohol, obat flu.
  4. Penyakit tiroid, kadar gula darah yang rendah, kurang darah (anemia), tekanan darah rendah, demam atau dehidrasi (kekurangan cairan)

Berikut beberapa pencetus jantung berdebar lainnya:

Beberapa penyebab jantung berdebar:

  1. Perubahan hormon seperti selama menstruasi, kehamilan.
  2. Obat-obat pelangsing, asma.
  3. Suplemen herbal dan nutrisi tertentu.
  4. Kadar elektrolit dalam darah yang tidak seimbang/normal.
  5. Makanan tinggi karbohidrat, tinggi gula, tinggi lemak, tinggi  garam dan tinggi MSG.
Baca:  Demam Berdarah Mewabah, Kenali Tiga Fase Berbahaya Berikut

Jangan sepelekan keluhan jantung berdebar.  Jika keluhan terjadi cukup sering, mengganggu aktivitas, tidak hilang dalam waktu tertentu, terus menerus muncul dan tidak terkait dengan salah satu penyebab di atas maka sebaiknya Anda segera memeriksakan kesehatan jantung Anda.

Mungkin diperlukan beberapa pemeriksaan langsung bunyi jantung dan denyut nadi serta pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan EKG (rekam jantung) atau Ekokardiografi (gambar jantung).

Jika Jantung anda sedang berdebar, ada baiknya lakukan tindakan berikut ini untuk mengatasinya.

Cara #1: Duduk dan Angkat Kaki Menjadi Lebih Tinggi dari Jantung

Sesaat Anda menyadari jantung Anda bedetak tidak seirama, cobalah lakukan ini:

  • Duduk dan angkatlah kaki Anda lebih tinggi dari jantung.
  • Tarik nafas dalam dan perlahan, biarkan rongga perut Anda membesar seiring dengan setiap helaan nafas.

Tanpa Anda sadari, posisi ini sebetulnya membuat Anda sedikit rileks.

Baca:  Rematik dan Osteoporosis itu Beda Bro!, Simak Ulasannya Berikut

Namun pada prinsipnya, posisi ini bertujuan untuk kembali melancarkan peredaran darah dan membantu jantung menyesuaikan kembali iramanya kesediakala.

Cara #2: Lakukan Manuver Valsalva

Jika irama ireguler tersebut kian berlanjut, cobalah melakukan manuver Valsalva. Apa itu manuver Valsalva? Ikuti panduannya sebagai berikut:

·         Pencet kedua hidung Anda

·         Tutup mulut Anda dan cobalah untuk mengeluarkan nafas.

Tindakan ini di dalam medis disebut manuver Valsalva. Dimana dalam hal ini dapat meningkatkan tekanan darah Anda sesaat dan membantu ‘mereset’ jantung Anda.

Cara #3: Minum Air dalam Jumlah Banyak

Minumlah air dalam jumlah banyak. Walaupun belum dapat dibuktikan secara penelitian medis, namun dari beberapa testimoni orang telah mendapati cara ini cukup ampuh dan instan membantu mengatasi jantung berdebar.

Salah satu teorinya adalah air yang ditelan dapat mengakibatkan kerongkongan ‘menekan’ jantung dan dapat membantu mengembalikan irama jantung yang semula berdebar.

Cara # 4: Olah Stres

Jika Anda mengalami berdebar-debar, hal tersebut seringkali dikarenakan oleh stres.

Baca:  Belum Usai Virus Zika,Kini Sudah Muncul Flu Babi

Berdebar-debar atau palpitasi dapat menjadi suatu cara tubuh untuk ‘memberitahu’ bahwa level stres Anda sudah di atas rata-rata.

Hal tersebut ialah wajar adanya, untuk itu cobalah untuk senantiasa meluangkan waktu setidaknya 30 menit per hari untuk menenangkan pikiran Anda.

Cara #5: Cukupi Jam Tidur

Cobalah tidur setidaknya 8 jam setiap hari. Kelelahan juga dapat menjadi faktor pencetus irama jantung yang ireguler.

Sesuaikan jam tidur Anda dengan kebutuhan Anda. Pasalnya tidak setiap orang memiliki patokan yang sama 8 jam seharinya, tergantung dari kelompok usia dan kondisi biologis yang ada.

Contohnya jika pada balita dibutuhkan waktu tidur 9 sampai 10 jam, beda dengan pria dewasa. Yakni sekitar 7 sampai 8 jam tidur seharinya.

Cara #6: Cermati Obat-obatan Anda

Ketahui obat-obatan yang bisa menyebabkan berdebar-debar seperti misalnya:

·         Beberapa jenis obat-obat asma

·         Beberapa kategori obat-obatan alergi

·         Beberapa macam obat-obat diet, dan lainnya.

Jika Anda ingin menghindari berdebar, maka hindarilah obat-obatan tersebut.

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman