Home » Uncategorized » Persaingan Kelompok Lembaga Pendidikan Puger

Persaingan Kelompok Lembaga Pendidikan Puger

surya dharma AliJember – Kerusahan di Puger kabupaten Jember bukan antar kelompok ormas Sunni dengan Syiah, tapi perselisihan antar tokoh yang membawahi kelompok lembaga pendidikan, demikian menurut menteri agama Suryadharma Ali.

“Ini bukan masalah Sunni -Syiah, sama sekali bukan Sunni dan Syiah. Tapi untuk sementara persaingan antar kelompok, kelompok Ustadz Fauzi dengan kelompoknya Habib Ali. Jadi ini lagi-lagi bukan masalah agama. Mungkin saja lembaga pendidikan,” katanya kepada wartawan di Mapolda Jatim, usai berkunjung dan menanyakan langsung ke Kapolda Jatim terkait kejadian di Jember, Sabtu (14/9/2013).

Ia menegaskan kembali, kerusahan di Puger Jember bukan terkait Sunni dan Syiah. Katanya, dari sisi ajaran agama, tidak ada informasi yang menyebutkan bahwa ada ajaran yang ditolak pihak satu dengan lainnya.

Baca:  Kafe Ilegal di Trenggalek Mulai di Data Satpol PP

“Dari sisi agama tidak ada informasi, ada di bagian mana yang membuat ajaran agama itu membangkitkan kemarahan mereka. Ini sama sekali tidak ada kaitannya,” tegasnya.

SDA menerangkan, dari hasil pertemuannya dengan kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono bahwa, kepolisian sudah melaksanakan tugasnya dengan benar. Misalnya, kepolisian sudah melarang agar tidak ada kegiatan karnaval, tapi karnaval tersebut tetap saja terjadi.

“Ketika terjadi, polisi sudah menurunkan personelnya untuk menjaga tindakan preventif supaya tidak terjadi konflik diantara masyarakat. Tapi ada salah satu pihak yang dapat menerobos barikade polisi. Tapi walaupun demikian dapat diatasi,” tuturnya.

Suryadharma Ali mengatakan, Kementerian Agama hanya memantau saja. Penanganan kasus di Puger Jember ini diserahkan ke aparatur daerah seperti ke Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Kapolres, Bupati Jember, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa timur maupun Kabupaten Jember.

Baca:  8 Polisi Diperiksa Terkait Kematian Tahanan Polsek Sukodono

“Kapolda bersama Pangdam dan aparatur terus memantau keadaan di sana, agar ketegangan tidak terulang. Persoalan ini kita serahkan ke daerah dan kita percaya derah dapat menyelesaikannya,” terangnya.

Katanya, tindakan aparat kepolisian sudah tepat dalam penanganan kasus tersebut dan tidak sampai meluas.

“Dengan jatuhnya korban kan bisa bangkit amarah yang luas, tapi ini bisa diredam. Alhamdulillah semuanya sudah bisa diatasi,” tandasnya.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *