Home » Persegres Gresik United » Persegres Tidak Puas dengan Kepemimpinan Wasit

Persegres Tidak Puas dengan Kepemimpinan Wasit

Persegres Tidak Puas dengan Kepemimpinan Wasit. Laga perdana yang membuat Persegres kalah telak 4-1 disayangkan banyak pihak. Termasuk rasa tidak puas dari pelatih Persegres Widodo C. Putro atas beberapa keputusn wasit.

“Saya pesimistis kepemimpinan wasit membuat jagat persebakbolaan nasional makin baik,” katanya setelah pertandingan pada Selasa malam, 10 November 2015, seperti dilansir dari Tempo.co.

Widodo menilai beberapa keputusan wasit tidak tepat sehingga merugikan timnya. Prasetyo, kata Widodo, gampang mengganjar pemainnya dengan kartu kuning. Dia mencontohkan, kapten Bima Sakti tak pantas mendapat kartu kuning karena pelanggaran dalam perebutan bola.

Wasit, kata Widodo, juga tidak pantas menghukum bek F.X. Yanuar dengan kartu merah saat terjadi kemelut di kotak penalti Persegres. Yanuar dianggap menghalau bola dengan tangan. Menurut Widodo, berdasarkan tayangan ulang, bola hanya mengenai bagian bahu kanan. Hadiah penalti sukses dieksekusi Samsul Arif Munip.

Baca:  Persegres Gresik Siap Lepas Pemain untuk Timnas

“Wasit baru meniup peluit setelah beberapa pemain Arema berteriak bahwa Yanuar menghalau bola dengan tangan. Padahal permainan masih sempat berjalan,” kata Widodo.

Contoh lain, ujar Widodo, saat Reza Mustofa mengejar bola yang diumpan jarak jauh oleh rekannya dan sudah berhadapan dengan satu pemain belakang Singo Edan–julukan Arema Cronus, wasit malah meniup peluit karena Reza dianggap dalam posisi offside. “Saya sudah pengalaman selama 21 tahun sejak jadi pemain, pelatih, bahkan pelatih tim nasional. Saya tahu mana offside, freekick (tendangan bebas), dan handsball.”

Widodo meyakini timnya bakal bisa mendapat hasil berbeda jika kepemimpinan wasit lebih baik. Meski bermain dengan sepuluh orang, Gresik masih mampu merepotkan Arema dan mencetak satu gol. Sedangkan Arema belum mampu membobol gawang Gresik saat masih ada Yanuar.

Baca:  Daftar Line Up Punggawa Persegres di Piala Jenderal Sudirman 2015

“Kalau kami bermain lengkap, kami bisa membalikkan keadaan. Tapi wasit mengubah peluang itu,” kata dia. “Saya terima kekalahan ini. Selamat buat Arema.” (Tempo)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *