Ekonomi Gresik

Perusahaan Gresik Mulai Banyak Mendaftar Jamsostek

perusahaan gresikGresik – Perusahaan Gresik mulai menyadari pentingnya program Jamsostek bagi karyawan. Selama ini memang banyak perusahaan Gresik yang mengabaikan jaminan kesehatan kerja bagi para pekerja. Akibatnya, karyawan yang bergaji minim seringkali mengalami kebingunan saat menghadapi sakit atau kecelakaan kerja. padahal disnaker provinsi dan disnaker Gresik sudah memberikan ketentuan bagi perusahaan gresik untuk mengasuransikan karyawannya.

Pada Tahun ini Keikutsertaan program Jamsostek perusahaan Gresik meningkat dari 1.190 perusahaan pada tahun 2011 menjadi 1.288 perusahaan pada tahun 2012. Kepala Kantor Jamsostek Cabang Gresik, Thoriq Achmadi, Rabu mengemukakan, total perusahaan di Gresik yang menjadi peserta baru Jamsostek pada tahun 2012 mencapai 98 perusahaan. Jumlah itu, menurut dia, masih belum memenuhi target yakni 155 perusahaan baru pada tahun 2012.

Baca:  Gresik Punya Tambak Terluas se-Jatim, Siap Jadi Minapolitan

“Masih belum memenuhi, sebab realisasi sampai Agustus masih 98 perusahaan. Oleh karena itu kita harapkan pada akhir 2012 bisa mencapai 155 perusahaan,” katanya. Ia mengatakan, kesadaran perusahaan di Kabupaten Gresik dalam mengikuti Jamsostek masih tergolong rendah, sebab dari total sekitar 2.488 perusahaan di Kabupaten Gresik yang terdaftar sebagai peserta Jamsostek masih sekitar 1.288 perusahaan.

Dari jumlah itu, sebanyak 355 perusahaan tidak aktif membayar iuran pada Jamsostek setiap bulannya, sedangkan 933 perusahaan masih aktif membayar iuran.  “Perusahaan di Kabupaten Gresik yang belum menjadi peserta Jamsostek masih sekitar 1.200 perusahaan,” katanya.

Ia berharap, seluruh perusahaan di Kabupaten Gresik bisa mempunyai kesadaran dengan mendaftarkan pekerjanya ke Jamsostek, sebab tidak ada ruginya bila perusahaan mengikuti program Jamsostek. “Kita akan terus dorong agar mereka mau ikut Jamsostek dengan berbagai manfaat tambahan yang kami tawarkan, seperti cek kesehatan (medical chek-up) bagi pekerja di atas usia 40 tahun, pengobatan operasi jantung serta HIV/AIDS,” katanya.

Baca:  Gas Smelting Bocor Puluhan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Sementara itu, hingga Agustus 2012, Jamsotek cabang Gresik telah membayarkan klaim untuk kecelakaan kerja di wilayah itu mencapai Rp5 miliar, Jaminan Hari Tua (JHT) Rp26,76 miliar, Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK) Rp11,35 miliar serta klaim kematian Rp1,75 miliar.

Pemerintah harus terus mengingatkan perusahaan Gresik agar mulai menngikuti progran Jamsostek. Sebab, jika tidak ada pantauan dan evaluasi rutin berbagai perusahaan gresik seringkali abai terhadap kewajibannya dalam memenuhi hak karyawan. (antjtm/gresik.co)

 

Suarakan Pendapatmu

comments

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman