Home » Berita Olah Raga » Petinju Muhammad Ali Meninggal Dunia

Petinju Muhammad Ali Meninggal Dunia

Petinju Muhammad Ali meninggal dunia. Petinju kelas berat legendaris, Muhammad Ali, telah berpulang pada usia 74 tahun, di sebuah rumah sakit di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, Jumat (3/6/2016) malam waktu setempat atau Kamis (4/6/2016) siang WIB.

Mantan juara kelas berat yang kepribadiannya telah melampaui dunia olahraga dan memikat seluruh dunia, meninggal  akibat gangguan pernafasan.

Ali juga menderita penyakit Parkinson yang diagnosa sejak awal tahun 1980-an. Dia pernah tiga kali menjuara tiju kelas berat.

“Setelah bergulat selamat 32 tahun dengan penyakit Parkinson, Muhammad Ali telah meninggal pada usia 74,” kata juru bicaranya, Bob Gunnell.

Jenazahnya akan dimakamkan dalam sebuah upacara di kota kelahirannya, Louisville, Kentucky.

Sebelumnya Ali menjalani perawatan di rumah sakit untuk hari kedua Jumat, setelah mengalami infeksi pernafasan.

Orang-orang yang mengetahui kondisinya mengatakan, dia mungkin menderita penyakit yang lebih parah dan menggusarkan keluarganya.

Baca:  Arema Indonesia Butuh Rp. 45 Miliar untuk Kompetisi 2014

Ali pensiun dari dunia tinju tahun 1981 dan sudah 30 tahun menderita penyakit Parkinson.

Meskipun dalam kondisi begitu, Ali tetap sibuk tampil dalam berbagai acara sampai belakangan ini, meskipun dia tidak berbicara di depan umum selama bertahun- tahun.

Para dokter mengatakan penyakit Parkinson itu mungkin disebabkan oleh ribuan pukulan yang dialami Ali senoanjang kariernya di seluruh dunia.

Ali telah dirawat di rumah sakit berkali-kali, yang paling belakangan dirawat pada awal tahun 2015 karena infeksi saluran kencing yang gawat, yang semula didiagnosa sebagai radang paru-paru.

Berita-berita bahwa Ali dirawat di rumah sakit membuat banyak petinju dan lainnya mendoakan bagi kesehatannya lewatTwitter, termasuk Sugar Ray Leonard, yang meniru gaya tinju Ali.

Baca:  Off Roader Inggris Kagumi Trek Bukit Hollywood Gresik

Leonard menulis, “Doa bersama harapan kami bagi kesehatan idola, sahabat, dan tanpa diragukan, yang terbesar sepanjang [email protected] Ali ! # GOAT (Greatest of All Time, Red.).”

 

Muhammad Ali Meninggal Karena Parkinson

Parkinson merupakan penyakit yang menyerang otak sehingga mengganggu gerakan tubuh. Hal itu terjadi karena terganggunya produksi dopamin di otak. Parkinson umumnya terjadi pada orang lanjut usia.

Dokter spesialis saraf dari Parkinson and Movement Center Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Frandy Susatia seperti ditulis Kompas.com Rabu (18/3/2015), mengatakan, gejala khas parkinson adalah tremor atau gemetar.

Tremor yang dimaksud, contohnya, lengan atau tangan tiba-tiba bergetar, tungkai kaki gemetar meski saat duduk diam, dagu bergetar sendiri seperti mengunyah, dan tulisan tangan menjadi tidak rata.

Tremor terjadi karena kerusakan sel saraf di bagian otak yang disebut basal ganglia. Sel saraf di basal ganglia ini berfungsi mengontrol gerakan tubuh.

Baca:  Dua Aremania Tewas, Polisi Interogasi Ratusan Suporter

Pasien parkinson juga sering mengalami kekakuan sendi atau rigiditas sehingga sulit berjalan. Persendian yang kaku juga bisa ditandai dengan kesulitan menoleh, susah menelan, hingga suara mengecil.

“Seiring berjalannya waktu, gejala parkinson bisa bertambah parah,” kata Frandy.

Jika sudah parah, bisa mengalami gangguan postur tubuh, seperti tiba-tiba terjatuh, sulit memutar langkah, dan badan cenderung terjengkang ke belakang. Dalam kondisi ini, biasanya pasien membutuhkan kursi roda.

Parkinson bisa menurunkan kualitas hidup.Parkinson hingga saat ini belum bisa disembuhkan. Pemberian obat dan metode operasi yang ada saat ini hanya bisa untuk mengurangi gejala atau memperlambat parkinson lebih buruk.

Kata Pencarian:

berita olah raga di gresik jatim (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *