Nasional

Petisi Proses Hukum Buni Yani Tembus 111,591 Pendukung

Petisi Proses Hukum Buni Yani Tembus 111.591 Pendukung. Sejak digulirkan dalam beberapa hari terakhir, hari ini, Sabtu 5 November 2016, sudah ada 111.591 orang netizen yang meneken petisi untuk memproses Buni Yani. Petisi yang diunggah melalui laman web Change.org itu berjudul “Jalankan Proses Hukum Buni Yani, Pengedit Transkrip dan Provokator”.

Permintaan itu digulirkan menyusul tindakan Buni Yani yang mentranskrip pernyataan Ahok saat bertemu warga di Kepulauan Seribu dan Ahok menyebut soal surat Al Maidah 51. Namun, belakangan diketahui ada kata yang tidak dimasukkan Buni yang aktif di media sosial tersebut.

Buni Yani saat hadir di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne bahkan pernah mengakui, dia melakukan kesalahan terkait transkrip yang videonya kemudian tersebar di publik tersebut.

Baca:  Si Belut Itu Akhirnya Bersiap Masuk Kandang

Petisi tersebut meminta Presiden Jokowi, Kapolri Tito Karnavian, dan Kabareskrim untuk memproses orang yang diduga menyebarkan transkrip rekaman dengan tidak lengkap.

“Tindakan yang bersangkutan juga menimbulkan efek provokasi yang berakibat terhadap bangkitnya kemarahan mayoritas Muslim,” demikian dikutip dari salah satu poin dalam petisi.

Buni Yani dinilai telah melanggar UU ITE. Ada 3 poin utama yang disampaikan dalam petisi ini, masing-masing adalah:

1. Pembohongan terhadap mayoritas agama Islam dengan transkrip video editan yang tidak benar dengan maksud untuk menuduh Petahana atas tindakan penistaan agama yang dapat dikenakan Undang-Undang ITE dengan delik aduan penipuan

2. Pembohongan yang dimaksud, disertai dengan judul bombastis dari tautan yang dibagikannya yaitu kalimat pertanyaan “PENISTAAN AGAMA?” menggiring opini yang mengarah pada tuduhan bahwa Calon Petahana Gubernur DKI adalah tersangka penista agama. Hal ini dilakukan tanpa mengindahkan asas praduga tak bersalah dan proses hukum yang seharusnya lebih dulu dijalankan sebelum jatuhnya tuduhan.

Baca:  Ada Genderuwo di Pikiran Fadli Zon Kata Sekjend Perindo

3. Tindakan yang bersangkutan juga menimbulkan efek provokasi yang berakibat terhadap bangkitnya kemarahan mayoritas muslim, dan dapat dikategorikan sebagai upaya mengganggu stabilitas pemerintahan dan keamanan dalam negeri.

Atas tiga hal pengaduan yang disebutkan di atas, kami dengan ini menandatangani petisi untuk menuntut pihak berwajib agar segera melakukan proses hukum terhadap Buni Yani karena yang bersangkutan telah menimbulkan rasa ketidaknyamanan bagi penduduk Indonesia.

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman