Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Petrokimia Raih Juara II Public Relations Award

Petrokimia Raih Juara II Public Relations Award

Petrokimia Raih Juara II Public Relation Award. Produsen pupuk nasional PT Petrokimia Gresik (PG), kembali meraih prestasi. Kali ini, pabrik yang ber-home based di Gresik itu meraih juara II di ajang Indonesia Public Relations Awards&Summit (IPRAS) V 2016 yang dihadiri Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang.

IPRAS merupakan wahana apresiasi bagi praktisi kehumasan di Indonesia yang digelar oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS). Tahun ini SPS memberikan penghargaan kepada program kehumasan inspirasional yang bertemakan ‘Karya Inspirasional untuk Bangsa’.

Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik (PG) Wahyudi mengatakan, ajang IPRAS V 2016 merupakan bentuk apresiasi pihak eksternal terhadap kampanye yang dilakukan oleh Departemen Humas PG (PR Campaign) untuk program Petroprenuer, yaitu program pembinaan koperasi karang taruna yang berada di desa/kelurahan wilayah sekitar perusahaan.

Baca:  Bupati Gresik & Bupati Batu Bara Berkomitmen Pada Nelayan

“Program ini terbukti mampu menjadi lokomotif yang membawa berbagai inspirasi dan perubahan, baik secara sosial maupun ekonomi, khususnya bagi pengurus dan anggota koperasi serta masyarakat sekitarnya,” tuturnya, Kamis (01/09/2016).

Lebih lanjut Wahyudi mengatakan, sejauh ini ada empat unit koperasi yang dibina oleh PG. Pembinaan dilakukan sejak dari nol hingga berkembang seperti saat ini. Bergerak di berbagai bidang usaha, kini mereka beromzet puluhan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah per bulannya.

Keempat koperasi ini adalah Koperasi Tunas Harapan di desa/kel Tlogopojok. Koperasi yang dibina PG sejak 2013 ini bergerak di bidang jasa tenaga kerja, pembuatan kain majun, plat nomor, dan pagar. Total omzetnya rata-rata Rp 15 juta per bulan.

Kedua, Koperasi Pemuda Gangsar di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik. PG membina koperasi ini sejak 2014, bergerak di bidang jasa tenaga kerja dan katering dengan omzetnya mencapai Rp 200 juta per bulan.

Baca:  Menteri Perindustrian Kunjungi JIIPE Gresik

Ketiga, Koperasi Cinta Indonesia di Kelurahan Ngipik, Gresik. PG membina koperasi ini sejak 2015, bergerak di bidang konveksi, digital printing, sablon, dan periklanan. Omsetnya mencapai Rp 29 juta per bulan. Terakhir, Koperasi Mitra Jaya di Kelurahan Lumpur, Gresik. Koperasi ini dibina sejak 2015 dan bergerak di bidang tenaga kerja, katering, konveksi, jualan pulsa, serta jasa pengurusan pajak, dengan omzet rata-rata Rp 40 juta per bulan.

“Kami akan terus meningkatkan pembinaan kepada masyarakat sekitar perusahaan dengan tujuan agar dampaknya dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar pabrik,” tandas Wahyudi. [dny/ted/beritajatim.com]

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *