Home » Uncategorized » Pilgub Jatim 2013, Gus Ipul Kembali ke Pelukan Soekarwo

Pilgub Jatim 2013, Gus Ipul Kembali ke Pelukan Soekarwo

karsa
antara

Polemik Pilgub Jatim 2013 Gus Ipul Kembali ke Pelukan Soekarwo. Harapan munculnya duet Nahdliyin akhirnya pupus sudah, kader terbaik PKB dan PWNU Jatim tidak mau maju bersama sebagai pasangan dalam pilgub Jatim 2013. Gus Ipul terang-terangan menolak dipasangkan dengan Khofifah dalam pilgub Jatim 2013. “Tidak ada titik temu dengan Khofifah. Tidak ada ruang musyawarah sama sekali. Lebih baik saya putuskan jalan sendiri-sendiri saja,” tegas Gus Ipul, tadi malam (11/1).

Gus Ipul menjelaskan, penolakan dirinya terhadap Khofifah jangan diartikan sebagai upaya menolak keinginan PBNU dan DPP PKB yang sangat menginginkan dirinya berduet dengan ketua umum PP Muslimat NU itu. “Saya menghormati keinginan Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan pengurus DPP PKB lainnya. Tapi terus terang, saya tidak ada titik temu dengan Khofifah,” tegasnya.

Baca:  PKB Jatim Enggan Dukung Pasangan Bambang-Said

Seperti diketahui, telah terjadi ikhtiar PBNU dan DPP PKB, Gus Ipul dipertemukan dengan Khofifah pada acara pemaparan visi dan misi di kantor DPP PKB di Jl Raden Saleh No 9 Jakarta. Bahkan, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj datang untuk menyatukan keduanya agar mau satu paket dalam perhelatan pilgub jatim 2013.

Tapi sayang, antara Gus Ipul dan Khofifah tak ada satu pun yang mau mengalah. Masing-masing saling ngotot untuk menjadi calon gubernur (cagub). Tak ada yang mau jadi cawagub. Tak pelak, pertemuan keduanya tidak menghasilkan apa-apa. Apalagi, Khofifah tetap ngotot minta agar Gus Ipul mau jadi pendampingnya.

Padahal sama-sama menjadi cawagub, Gus Ipul lebih memilih kembali mendampingi Soekarwo dalam duet KarSa jilid II daripada harus berdampingan dengan Khofifah.

Baca:  Protes Perluasan Pad B, Warga Ngampel Demo

dengan keputusan yang telah diambil Gus Ipul segera melakukan silaturahmi politik dengan mendatangi kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim di Jl Darmokali. Dalam pertemuan itu, Ketua DPD PAN Jatim, Suyoto, memastikan jika Gus Ipul tetap akan bersama Soekarwo untuk berduet dalam bursa pilgub Jatim pada 29 Agustus 2013 mendatang.

“Gus Ipul mengatakan dia siap bersama KarSa (Soekarwo-Saifullah Yusuf, red) meneruskan KarSa jilid II. Jadi, KarSagi alias KarSa lagi,” tegas Suyoto seusai bertemu dengan Gus Ipul di kantor DPD PAN Jatim.

Dalam pertemuan tertutup dengan Gus Ipul itu, Suyoto mengaku seluruh pengurus PAN memanfaatkannya dengan menanyakan kelanjutan nasib KarSa dalam pilgub Jatim 2013. “Kami ingin tahu apa Gus Ipul masih mau gandeng Pakde Karwo. Dan ternyata masih mau. Kamipun mendukung duet ini 90 persen, karena 10 persen masih menunggu keputusan di DPP PAN,” tegasnya.

Baca:  Berikut Cara Memperoleh Air Tangki PDAM Sidoarjo

Suyoto mengatakan pihaknya juga akan mengundang secara khusus cagub incumbent Soekarwo pada minggu depan. Hal itu sekali lagi untuk memastikan duet KarSa Jilid II. Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan PAN kepada KarSa. (radarsby.com)

Suarakan Pendapatmu

comments

One comment

  1. Sesungguhnya , apa yang menjadi ikhtiar PBNU dan PKB untuk menduetkan Khofifah – Saiful adalah sesuatu yang ideal sebagai cita2 politik Nahdliyin. Akan tetapi sejarah berdinya NU bukan berawal dari tataran politik praktis, justru pada dakwah islamiyah. So, kalo akhirnya cita2 politik itu kandas ya disebabkan oleh faktor sejarah yang harus di ugemi oleh petinggi dan jama’ah NU.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *