Peristiwa

Polisi Terus Dalami Kasus Pembunuhan Siswi Ujung pangkah Gresik

pembunuhan gadis gresikPolisi Terus Dalami Kasus Pembunuhan Siswi Ujung pangkah Gresik. Kapolres Gresik AKBP E. Zulpan optimistis bisa mengungkap kasus pemerkosaan dan pembunuhan dua remaja warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, di kebun mangga Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah.

“Banyak saksi-saksi yang dimintai keterangan dan bukti-bukti di sekitar kejadian. Serahkan kejadian ini pada polisi, dan secepatnya bisa terungkap,” kata Zulpan, saat melihat tempat kejadian perkara (TKP) di kebun mangga Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Jumat (3/10/2014).

Sampai saat ini, Polsek Ujungpangkah masih memeriksa teman-teman korban. “Saksi-saksi masih kita periksa. Doakan aja pelaku bisa segera tertangkap,” kata Kapolsek Ujungpangkah Rudy Hartono. Sebelumnya, Fidiatun Najihah (16) dan Nailus Shofi (16), ditemukan tewas di kebun mangga Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kamis (2/10/2014) pagi. Kedua siswi MTs Alfatah ini diperkosa lalu dibunuh.

Baca:  Terduga Diamankan, Kasus Pembunuhan Siswi Ujung pangkah Mulai Terkuak

Lokasi pembunuhan kedua siswi MTs Alfatah Ujungpangkah, Fidiatun Najihah (16) dan Nailus Sofi (16), jauh dari pemukiman warga dan kondisinya sepi. dikutip dari Surya Online, lokasi tersebut merupakan kebun mangga, Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, jauh dari rumah korban jaraknya hampir 10 kilometer.

Untuk menuju tempat tersebut di malam hari dibutuhkan nyali pemberani, sebab tidak ada lampu penerangan jalan dan jalannya juga sempit hanya 2 meter lebarnya. Kanan kiri jalan dipenuhi tanaman penghijauan, termasuk tanaman mangga dan bambu. “Jelas pelakunya bukan orang Kecamatan Ujungpangkah, tapi dia sudah mengetahui lokasi untuk pembunuhan ini,” kata seorang warga.

Kedua siswi yang masih usia 16 tahun ini ditemukan tewas dibunuh dan diduga diperkosa terlebih dulu sebelumnya. Saat ditemukan jasad kedua siswi dalam kondisi bugil. Jarak antara kedua jasad tersebut hanya 2 meter. Jasad membujur miring dengan kepala di barat. “Kemungkinan pelakunya lebih dari lima orang,” kata Kapolsek Ujungpangkah, AKP Rudy Hartono.

Terakhir kali, korban Fidiatun Najiah diketahui pamit kepada ayahnya, Sofian untuk belajar kelopmpok di Dusun Druju, Desa Pangkah Kulon, Rabu (1/10/2014), pukul 19.00WIB sampai pukul 22.00 WIB. Sekitar pukul 23.00 WIB, paman  korban yaitu Susanto mengecek keberadaan Fidiatun, ternyata tidak ada di tempat, telepon seluler dihubungi juga tidak aktif.

Baca:  Dua Mayat Kembali Ditemukan di Hutan Jati Gresik

Selanjutnya keluarga korban mencari ke teman-temannya, namun tidak ada yang tahu. Keesokan harinya, tetangga korban, Ibu Khilafah dan Sukarmi, saat hendak menuju Desa Gosari melihat ada dua sosok mayat yang tergeletak di area kebun mangga.

Saksi berteriak karena kaget melihat dua orang dalam kedaan tergeletak, salah satunya tidak berbusana. Kedua orang ini langsung meminta tolong kepada Yuhron, yang kemudian melaporkannya ke Polsek  Ujungpangkah.

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Matikan Adblocker untuk agar bisa membuka website dengan aman