Peristiwa

Polres Gresik Turunkan Tim Selidiki LKS Lecehkan Gus Dur

lks melecehkan gus durPolres Gresik Turunkan Tim Selidiki LKS Lecehkan Gus Dur. Peredaran LKS yang melecehkan Gus Dur akhirnya diselidiki oleh Polres Gresik. LKS yang melecehkan Gus Dur telah membuat warga Nahdliyin murka, berbagai kecaman dan aksi dilakukan. Bahkan DPW GP Ansor Jatim meminta kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengusut tuntas kasus LKS yang melecehkan Gus Dur tersebut.

Diknas Gresik sendiri sudah meminta kepada sekolah-sekolah agar LKS tersebut ditarik peredarannya. Desakan publik yang kian meluas akhirnya membuat aparat Polres Gresik turun tangan.

Pihak polres Gresik  melakukan pendalaman terhadap kasus beredarnya LKS yang melecehkan Gus Dur. Pendalaman ini termasuk mendengarkan respon dari sejumlah tokoh masyaralat Gresik. “Padaintinya, LKS ini sepatutnya ditarik tanpa menunggu waktu yang lama,” kata AKP Agus Widodo, sebagaimana di lansir koran Radar Gresik.

Baca:  Polisi Segera Periksa Kadisbudpora Gresik

Polres Gresik juga menyelidiki penerbit buku dari Surakarta yang diduga sengaja memuat soal tentang tudingan terhadap Gus Dur. Termasuk di antaranya meminta penjelasan guru mata pelajaran di sekolah yang membagikan LKS itu. Untuk meredam gejolak, polisi akan berkondinasi dengan dinas pendidikan untuk melakukan penarikan LKS.

LKS yang melecehkan Gus Dur ini berdasarkan analisanya berpotensi memunculkan keresahan dimasyarakat. “Akan sangat beresiko apabila tidak ada tindakan cepat untuk menariknya,” kata Kasat Intelkam Agus Widodo.

Hal senada juga diucapkan oleh ketua GP Ansor jatim kemarin,menurut Alfa Isnaeni, Mendikbud harus menganggap masalah ini serius dengan melakukan serangkaian langkah yakni klarifikasi kepada masyarakat melalui media massa, lalu menarik LKS yang menyudutkan Gus Dur tapi sudah terlanjur beredar atau tersebar di masyarakat, agar anak didik tidak menerima informasi bohong.

Baca:  Polres Gresik Akan Menggelar Operasi Patuh 2012

“Kami juga mengharapkan Mendikbud melakukan langkah serius dengan menelusuri asal-usul informasi yang bohong itu, lalu mengambil langkah-langkah hukum terhadap siapapun yang terlibat di dalamnya, apakah penerbit, penulis, atau pengesah LKS itu, sekaligus meluruskan sejarah yang dibelokkan itu melalui buku baru,” katanya.

Ia menegaskan bahwa MA sudah menerbitkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) atas kasus Buloggate dan Bruneigate itu, sehingga Gus Dur tidak terbukti terlibat dalam skandal korupsi itu.

“Artinya, Gus Dur jatuh bukan karena skandal korupsi, namun jatuh akibat skandal politik yang dilakukan lawan politiknya di Senayan (Gedung DPR RI), karena itu pemerintah harus mencegah konflik itu terjadi,” katanya (Radargresik/Antarajatim.com, edtr:adit)

Baca:  Angka Kejahatan di Gresik Cenderung Meningkat Selama 2017

Suarakan Pendapatmu

comments

Tags

Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close