Home » Griya » property » Prosedur Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan

Prosedur Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan

Prosedur Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan. Sebagian orang masih ada yang belum paham tata cara mengurus sertifikat tanah hibah atau warisan.

Memang yang sedikit menyulitkan adalah jika nama yang tercantum dalam sertifikat bukan atas nama orang tua atau keluarga melainkan orang lain (penjual).

Sedangkan kelengkapan dokumen otentik lain yang dipegang adalah Akta Jual Beli atau AJB, yang ditandatangani oleh orang tua.

Pertanyaannya, bagaimana tahap yang benar dalam mengurus balik nama sertifikat? Dikutip dari berbagai sumber inilah jawabannya.

 

Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Pertama, Buat SKW

Berhubung sertifikat tanah masih atas nama penjual, maka sebaiknya ahli waris perlu mengurus balik nama sertifikat.

Tahap awal, pemohon harus membuat Surat Keterangan Waris (SKW) yang menerangkan bahwa yang bersangkutan adalah ahli waris dari orang tua.

Baca:  Beli Rumah Sitaan Bank? Ini Tipnya Biar Aman

Surat Keterangan Waris harus dibuat oleh ahli waris, dan disaksikan oleh dua orang saksi dan dikuatkan oleh Kepala Desa tempat tinggal pewaris.

Sedangkan syarat lainnya dan prosedur diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 2010, dan biaya diatur dalam PP No. 14 Tahun 2010.

 

Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Lengkapi persyaratan

Sebelum bertandang ke kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional setempat, jangan lupa mempersiapkan persyaratan mengurus Peralihan Hak Atas Tanah. Berikut syarat utamanya dikutip dari bpn.go.id:

Mengisi formulir permohonan dan ditandatangani diatas materai. Formulir pemohonan ini memuat :

  1. Identitas diri
  2. Luas, letak dan penggunaan tanah yang dimohon
  3. Pernyataan tanah tidak sengketa
  4. Pernyataan tanah dikuasai secara fisik
  5. Fotocopy identitas pemohon/para ahli waris (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  6. Sertifikat asli
  7. Surat Keterangan Waris sesuai peraturan perundang-undangan
  8. Akte Wasiat Notariel
  9. Foto copy SPPT PBB tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  10. Penyerahan bukti SSB (BPHTB), bukti SSP/PPH untuk perolehan tanah lebih dari 60 Juta Rupiah bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak)
Baca:  Tips Beli Rumah Oper Kredit Serta Untung Ruginya

 

Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Biaya Pengurusan

Proses pengurusan balik nama sertifikat di BPN seperti yang tercantum di atas, biasanya hanya membutuhkan waktu kurang dari satu hari. Hanya saja, sertifikat baru akan keluar setelah lima hari berikutnya. Biaya yang harus Anda keluarkan untuk layanan ini tergantung pada nilai tanahnya.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *